Kompas TV internasional kompas dunia

Berduka karena Serangan Roket Israel, Palestina Meniadakan Perayaan Idulfitri

Jumat, 14 Mei 2021 | 09:27 WIB

KOMPAS.TV - Tepat pada malam menjelang Idulfitri ledakan besar kembali terjadi di Gaza, Palestina. Serangan militer Israel terus terjadi menggempur jalur Gaza.

Ledakan besar terjadi tak jauh dari kantor media massa The Associated Press di Kota Gaza pada Rabu (12/05) malam waktu setempat.

Salah seorang karyawan menyebut, ledakan itu merupakan serangan roket terdekat dan dirasakan di seluruh gedung.

Serangan terjadi satu hari pasca bentrokan antara penguasa Hamas Gaza dan militer Israel.

Sebelumnya, Israel membunuh sebanyak sepuluh tokoh militer senior Hamas dan menghancurkan sepasang menara bertingkat berisi fasilitas hamas dalam serangkaian serangan udara.

Warga Kota Askelon di Israel bagian selatan berlari mencari perlindungan saat sirine bahaya serangan roket berbunyi.

Sistem pertahanan udara iron dome milik Israel terlihat aktif di perbatasan jalur Gaza.

Iron dome terus mencegat roket yang ditembakkan para pejuang Palestina dari Gaza.

Kelompok perlawanan Gaza terus membombardir Israel dengan tembakan roket tanpa henti.

Serangan itu membuat aktivitas warga terhenti di kota dekat Gaza hingga mencapai wilayah Tel Aviv.

Militer Israel mengatakan lebih dari seribu 600 roket ditembakkan dengan 400 roket gagal meluncur dan mendarat di dalam wilayah Gaza.

Israel mengklaim mencegat 90% roket dalam serangan itu, sementara serangan udara Israel membombardir sekitar 600 sasaran di Gaza.

Sementara itu, Presiden Palestina meniadakan perayaan Idulfitri tahun ini, perayaan resmi ditiadakan karena Palestina berduka atas meninggalnya warga yang terbunuh oleh pengeboman Israel di jalur Gaza.

Sejumlah warga tetap melaksanakan Shalat Idulfitri di masjid di tengah Kota Gaza yang rusak akibat serangan Israel.

Warga berduka karena serangan udara Israel menimbulkan kehancuran hingga ke jalan-jalan di Gaza.

Militan Hamas juga telah menembakkan roket balasan ke Israel.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19