Kompas TV kuliner cerita rasa

Bolehkah Memanaskan Opor Ayam dan Rendang Berkali-kali?

Kamis, 13 Mei 2021 | 23:57 WIB
bolehkah-memanaskan-opor-ayam-dan-rendang-berkali-kali
Opor ayam, menu khas lebaran. Apa yang terjadi jika opor ayam dipanaskan berkali-kali? (Sumber: Kompas)

SOLO, KOMPAS.TV – Saat Lebaran, opor ayam dan rendang merupakan menu andalan yang kerap disajikan di atas meja.

Saking legendarisnya, tak jarang beberapa keluarga akan memasaknya dalam jumlah besar untuk dihidangkan bagi tamu yang datang bersilaturahmi.

Sayangnya, opor atau rendang yang dimasak dalam jumlah banyak ini biasanya tidak akan habis dalam satu hari dan akan dipanaskan hingga berkali-kali.

Baca Juga: Aneka Resep Opor Ayam untuk Sajian Lebaran: Opor Ayam Pedas hingga Opor Ayam Bumbu Jinten

Lantas, bolehkah hal ini dilakukan? Amankah menyantap opor atau rendang yang telah dipanaskan berkali-kali?

Melansir Kompas.com, Kamis (13/5/2021), Ahli Gizi di RS Indriati Solo Baru, Rista Yulianti Mataputun, mengatakan opor ayam dan rendang yang terbuat dari campuran santan sebaiknya tidak dipanaskan hingga berulang kali.

Hal ini karena santan yang pada dasarnya merupakan asupan lemak baik, jika dipanaskan berkali-kali akan berubah menjadi lemak jenuh.

Lemak jenuh sendiri dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat alias low-density lipoprotein (LDL) di dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan risiko penyumbatan darah dan penyakit jantung.

Baca Juga: Bolehkan Menggabungkan Puasa Syawal dan Mengganti Utang Puasa Ramadan? Begini Penjelasannya

“Jika masakan yang mengandung santan ini dipanaskan berkali-kali, akan menimbulkan lapisan minyak. Inilah yang menyebabkan masakan tersebut menjadi berbahaya,” jelas Rista, dilansir Kompas.com, Selasa (19/5/2020).

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


AIMAN

Siapa Sih, Gubernur Bakal Capres?

Senin, 25 Oktober 2021 | 04:05 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
04:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19