Kompas TV regional berita daerah

Tradisi Perang Meriam Kota Martapura Menyambut Lebaran Kembali Dilarang, Cegah Terjadinya Kerumunan

Rabu, 12 Mei 2021 | 21:27 WIB

BANJAR, KOMPAS.TV- Meriam atau dalam bahasa banjar kerap disebut Mariam, menjadi salah satu tradisi khas warga Kota Martapura di saat lebaran.

Perang meriam antar kampung yang dibatasi oleh Sungai Martapura akan menjadi ciri khas Kota Martapura sejak puluhan tahun silam.

namun sejak tahun 2018, tradisi ini mulai dilarang karena dianggap kurang bermanfaat.

Baca Juga: Momen Ramadan, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Belajar Cara Memandikan Hingga Salat Jenazah

Sebagai salah satu hiburan khas lebaran, perang meriam tahun inipun dipastikan masih tidak diperbolehkan.

Sejumlah meriam berukuran besar kini hanya menjadi barang tak terpakai dan bertebaran disekitar rumah warga, khususnya di Kecamatan Martapura Timur.

Selain adanya larangan oleh Bupati Banjar sebelumnya mengenai tradisi meriam, merebaknya pandemi covid 19 juga membuat tradisi ini kembali dilarang untuk mencegah terjadinya kerumunan masa saat lebaran.

Agar larangan dipatuhi, penjagaan pihak kepolisian pun dilakukan.

"Untuk meriam pada malam lebaran, kami dari kepolisian tetap melarang untuk digunakan karena mengganggu keamanan ketertiban di wilayah hukum Martapura Timur," ungkap Kapolsek Martapura Timur, IPDA Samsul Bahri.

Baca Juga: Lebaran di Rumah Saja, Danrem 101/Antasari Imbau Silaturahmi dengan Manfaatkan Kecanggihan Teknologi

Pihak Polsek Martapura Timur hingga kini terus melakukan pemantauan agar tradisi perang meriam tak dilakukan selama pandemi covid 19 untuk mencegah berkumpulnya masa saat lebaran di Kota Martapura.

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:39
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19