Kompas TV regional berita daerah

Polisi Tangkap Dua Bersaudara Pengedar Sabu, Diduga Terikat Peredaran Narkoba Lintas Provinsi

Rabu, 12 Mei 2021 | 14:22 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Dua pria kakak beradik I-S dan A-M,  ditangkap polisi karena terlibat peredaran narkoba.

Tersangka I-S dan A-M ditangkap secara terpisah dalam kasus yang berbeda, dengan barang bukti sabu sekitar 2 kilogram lebih dan 61 butir ekstasi.

Pengungkapan kasus ini berawal dari adanya informasi warga tentang dugaan sebuah rumah di kawasan Banjarmasin Utara yang kerap dijadikan tempat pesta narkoba.

Penggerebekan polisi hanya menemukan barang bukti satu paket sabu sementara rumah tersebut kosong.

Penyelidikan polisi kemudian mengarah pada penghuni rumah berinisial I-S yang kemudian ditangkap di sebuah hotel di Kota Banjarbaru dengan barang bukti 18 paket sabu seberat sekitar 1,7 kg  dan pil  ekstasi sebanyak 50 butir seberat 19 gram serta 11 butir kapsul berisi serbuk ekstasi.

Sementara A-M, ditangkap setelah adanya laporan dugaan ia sebagai kurir sabu.

Saat ditangkap dari A-M ditemukan barang bukti 7 paket sabu dengan berat sekitar 291,92 gram.

Baca Juga: Momen Ramadan, Warga Binaan Lapas Banjarmasin Belajar Cara Memandikan Hingga Salat Jenazah

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol. Rachmat Hendrawan, menyebut kasus ini berhubungan dengan peredaran narkotika lintas provinsi.

“Ini masih ada keterikatan dengan lintas provinsi kemarin, berarti Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, tapi tidak menutup kemungkinan lintas provinsi itu merupakan pecahan juga,” terang Kapolresta.

Pihaknya juga mendapatkan informasi terkait jaringan pengedaran narkoba yang cukup besar di Kaltim.

“Bahwa kita dapat informasi memang ini dari Kaltim ada jaringan yang cukup besar juga,” ucapnya.

Baca Juga: Anggaran Rp. 2 Miliar Rupiah Dikucurkan Untuk Operasional PPKM Mikro di Banjarmasin

Pernah mendekam di penjara dengan kasus serupa rupanya tidak membuat tersangka jera.

Kini para tersangka kembali terancam pidana minimal lima tahun penjara.

Sementara sekitar 31.000 warga dapat diselamatkan dari 2 kilogram narkoba yang berhasil digagalkan beredar dari mereka.

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19