Kompas TV internasional kompas dunia

Pelaku Penembakan Massal di Sekolah Rusia Adalah Mantan Murid yang Menyebut Dirinya Tuhan

Rabu, 12 Mei 2021 | 05:30 WIB
pelaku-penembakan-massal-di-sekolah-rusia-adalah-mantan-murid-yang-menyebut-dirinya-tuhan
Sejumlah orang tampak menyalakan lilin membentuk angka 175, nama sekolah yang menjadi lokasi penembakan massal di Kazan, Rusia, Selasa (11/5/2021). (Sumber: AP Photo/Dmitri Lovetsky)

MOSKOW, KOMPAS.TV – Pelaku penembakan di sekolah No. 175 di kota Kazan, Rusia pada Selasa (11/5/2021) pagi telah ditangkap. Pelaku yang berusia 19 tahun merupakan mantan murid sekolah tersebut.

Media Rusia mengatakan, pelaku penembakan menyebut dirinya “Tuhan” di akunnya di aplikasi pesan Telegram dan berjanji “membunuh sejumlah besar massabio” pada pagi naas itu. Melansir The Associated Press, masih belum diketahui motif penembakan itu.

Penembakan massal di Kazan menewaskan sedikitnya 9 orang, 7 di antaranya para murid. Sedikitnya 21 orang terluka, 18 di antaranya adalah anak-anak. Korban luka segera dilarikan ke rumah sakit, dan 6 di antaranya berada dalam kondisi kritis.

Baca Juga: Penembakan Massal di Sekolah di Rusia, 7 Murid dan 1 Guru Tewas

“Saya berada di dalam kelas saat seorang lelaki dengan senjata api tiba-tiba masuk ke kelas kami dan mulai menembak,” ujar sisa Akhmat Khairulin. Di bawah arahan sang guru, para siswa segera bersembunyi di bawah meja mereka, dan seorang siswa berhasil melarikan diri lewat sebuah jendela.

Setidaknya 4 siswa lelaki dan 3 siswa perempuan, seluruhnya kelas 8, tewas. Pun seorang guru dan seorang karyawan sekolah, kata Rustam Minnikhanov, gubernur Tatarstan. Kazan yang dihuni mayoritas kaum muslim merupakan ibukota Tatarstan.

Sejumlah siswa tampak berdoa di dekat sekolah yang menjadi lokasi penembakan massal di Kazan, Rusia, Selasa (11/5/2021). (Sumber: AP Photo/Dmitri Lovetsky)

Kantor berita Tass melaporkan, guru yang tewas, Elvira Ignatyeva, merupakan guru bahasa Inggris di sekolah tersebut dan telah mengajar selama 4 tahun.

Baca Juga: Penembakan Massal dalam Acara Pesta Ulang Tahun di AS, Tujuh Orang Tewas

Rekaman video yang dirilis media Rusia memperlihatkan sejumlah siswa yang berseragam hitam dan putih berlarian keluar gedung sekolah. Video lainnya memperlihatkan jendela-jendela gedung sekolah yang pecah dan asap tampak membumbung dari sebuah jendela. Terdengar suara letusan senjata, dan lusinan ambulans tampak berbaris di pintu gerbang sekolah.

Sejumlah siswa berhasil menyelamatkan diri, namun beberapa lainnya masih terjebak dalam gedung sekolah.

Penulis : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19