Kompas TV olahraga kompas sport

Van Basten Tahu Alasan Jebloknya Penampilan Van de Beek di Manchester United

Selasa, 11 Mei 2021 | 16:11 WIB
van-basten-tahu-alasan-jebloknya-penampilan-van-de-beek-di-manchester-united
Donny van de Beek saat melawan West Ham di babak keempat Piala FA Rabu (10/02/2021) dini hari WIB. (Sumber: Instagram @donnyvdbeek)

Penulis : Gilang Romadhan

AMSTERDAM, KOMPAS.TV - Donny van de Beek diduga oleh Marco van Basten bersikap sombong layaknya 'big boy' saat memutuskan pergi dari Ajax ke Manchester United. 

Van de Beek memutuskan hengkang dari Ajax Amsterdam pada musim panas tahun lalu setelah cukup sukses dengan meraih 3 trofi, membantu tim lolos ke semifinal Liga Champions 2018/19, serta ke final Liga Europa 2016/17. 

Manchester United harus rela merogoh kocek sebesar 35 juta paun untuk mendatangkannya ke Old Trafford. 

Akan tetapi, segalanya tidak berjalan seperti yang diinginkan. Gelandang 24 tahun baru dua kali tampil sebagai starter di ajang Liga Inggris. 

Baca Juga: Jelang Man United vs Leicester, Solskjaer: Jangan Salahkan Saya Jika Banyak Rotasi Pemain

Legenda Ajax dan sepak bola Belanda, Marco van Basten berpendapat tahu alasan utama van de Beek tak kunjung menemukan performa terbaiknya bersama United. 

"Itu menunjukkan betapa hebatnya hidup mereka saat bermain di Ajax," sebut van Basten kepada Ziggo Sport. 

"Mereka semua berpikir sangat cepat bahwa mereka adalah anak besar di sini dan bisa berhasil di negara lain, tetapi di Belanda, ada persaingan yang bagus."

"Di tim seperti Ajax Anda sangat terbantu, terutama di posisi nomor 10. Kemudian Anda sering melihat bahwa mereka pergi ke luar negeri dan itu adalah cerita yang berbeda."

Baca Juga: Jarang Main di Old Trafford, Van de Beek Jadi Bahan Olokan Pemain Wanita Manchester United

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19