Kompas TV entertainment musik

David Bayu Akui Masalah Internal Jadi Salah Satu Faktor Penyebab Bubarnya Naif

Selasa, 11 Mei 2021 | 13:58 WIB
david-bayu-akui-masalah-internal-jadi-salah-satu-faktor-penyebab-bubarnya-naif
Naif (Sumber: Youtube Inspirasi Musik - Jazzy Nite)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Vokalis Naif, David Bayu membenarkan bahwa bandnya bubar setelah 25 tahun berkarya. Hal ini diungkapkannya dalam vlog yang ditayangkan di kanal YouTube miliknya, David Bayu Tube.

Alumnus IKJ ini mengatakan bahwa usulan bubar sudah terjadi sejak Naif berulang tahun ke-25 pada Oktober tahun 2020.

Baca Juga: David Bayu Pastikan Band Naif Resmi Bubar!

"Bubar? Kayak suatu kumpulan, tercerai berai, memisahkan diri. Menjawab bubar atau gimana, ya bubar, ya. Ya bisa dibilang masuk kategori bubar," kata David Bayu, Selasa (11/5/2021).

David Bayu mengatakan ada beberapa faktor yang membuat NAIF bubar, satu di antaranya yakni masalah internal.

"Masalah harus ada, masalah internal selalu ada. Jangan pernah bilang nggak ada masalah. Mati saja ada masalah. Kami ini kalau dibilang masalah, ada," beber David.

David Bayu menjelaskan, pandemi virus corona yang sudah terjadi sejak Maret 2020 lalu, menjadi faktor pemisah antara personel Naif.

"Sejak pandemi terjadi pemisahan di mana-mana, bahkan berdampak ke Naif yang gue rasain, ada pemisah,"

"Udah 25 tahun kita umumkan udahan. Cukup untuk kita kasih tahu ke kawan-kawan, membubarkan diri. Namun ada satu hal yang Emil kalau nggak salah ngomong 'Jangan nanti malah jadi sorotan publik'," kata David Bayu.

Baca Juga: Inspirasi Musik: Bernyanyi Benci untuk Mencinta Bersama Naif

Penulis : Ade Indra Kusuma | Editor : Eddward S Kennedy

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Film

6 Rekomendasi Drakor yang Bikin Melek Investasi

Sabtu, 18 September 2021 | 10:11 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
10:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19