Kompas TV nasional news or hoax

Beredar Video Kerumunan Pemudik Cikampek Disebut Mirip di India, Kominfo Pastikan Video Lama

Selasa, 11 Mei 2021 | 06:15 WIB
beredar-video-kerumunan-pemudik-cikampek-disebut-mirip-di-india-kominfo-pastikan-video-lama
Tangkapan layar kerumunan yang disebut pemudik, namun merupakan berita hoaks  (Sumber: kominfo.go.id)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Beredar video melalui aplikasi TikTok yang diklaim merupakan kemacetan yang terjadi saat arus mudik tahun 2021.  

Dalam aplikasi percakapan yang disebarkan disertai narasi, "Cikampek arah perbatasan cikarang macet parah. Video direkam jam 16.16 tadi..berarti sampai saat ini masih macet, covid bakal panen..mengerikan..jaga kesehatan yah teman2 semua". 
Selain itu, masih dalam video yang sama, terdapat juga narasi yang menyebutkan kepadatan tersebut mirip di India. "Perbatasan Sukabumi-Cianjur hari ini...mengerikan. mirip india wkt festival khumbela Tidak Mendengarkan Peringatan Presiden Kita".

Namun berdasarkan penelusuran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), klaim kemacetan yang terjadi saat arus mudik tahun 2021 tersebut adalah keliru. 

Baca Juga: Larangan Mudik Karena Keuangan Perbankan Mengkhawatirkan? Kominfo: Faktanya, untuk Menekan Covid-19

Faktanya, video tersebut merupakan video lama yang baru diunggah kembali. "Video tersebut adalah para pekerja yang baru pulang di Jalur Sukabumi–Cianjur," demikian penjelasan Kominfo, Minggu (9/5/2021).

 Akun Instagram @humaspolda.jabar telah mengklarifikasi berita tersebut dan mengingatkan agar masyarakat tidak percaya begitu saja dengan informasi yang beredar di media sosial.

Kerumunan pemudik memang membludak di kawasan Bekasi sejak Senin malam (10/5/2021).  Ribuan pemudik yang didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang melintas di Pospam Penyekatan di Jalan Urip Sumoharjo, Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat hingga membuat kemacetan sepanjang lima kilometer.

Petugas sempat  kewalahan mengatur kendaraan para pemudik yang nekat melawan arus dengan memberi peringatan kepada ribuan pengendara roda dua yang akan pulang mudik ke kampung halaman dengan memutar balik kendaraannya.

Baca Juga: Eksekusi Mati Harus Bayar 200 Juta? Kementerian Kominfo Pastikan Hoaks

Namun, akibat mengalami kemacetan, petugas akhirnya membuka sementara barikade jalur penyekatan guna mengurangi kemacetan setelah berkoordinasi dengan Kasatlantas Karawang, Purwakarta, Subang dan Cirebon.

Penulis : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19