Kompas TV internasional kompas dunia

Taliban Umumkan Gencatan Senjata Selama Idulfitri, Beberapa Jam Kemudian Bom Meledak, 11 Tewas

Selasa, 11 Mei 2021 | 00:38 WIB
taliban-umumkan-gencatan-senjata-selama-idulfitri-beberapa-jam-kemudian-bom-meledak-11-tewas
Sejumlah lelaki tengah menggali tanah untuk menguburkan para murid yang tewas akibat ledakan bom di sebuah sekolah khusus perempuan di Kabul barat, Afghanistan, pada Minggu (9/5/2021). (Sumber: AP Photo/Mariam Zuhaib)

KABUL, KOMPAS.TV – Taliban pada Senin (10/5/2021) mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari pada Hari Raya Idulfitri yang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan pada pekan ini.

Namun beberapa jam kemudian, sebuah bom meledak di jalanan dan menewaskan 11 penumpang sebuah bus di Afghanistan timur. Serangan bom ini menjadi yang terbaru dalam serangkaian kekerasan tanpa henti yang terjadi di negara itu.

Menurut Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Tariq Arian, hanya beberapa jam setelah pengumuman Taliban, sebuah bus di selatan Provinsi Zabul menghantam sebuah bom di pinggir jalan.

Ledakan bom itu menewaskan 11 penumpang dan melukai sedikitnya 24 penumpang lain.

Taliban dikenal luas kerap menggunakan bahan-bahan peledak yang dimodifikasi dan bahan-bahan peledak ini berceceran di jalanan di pedesaan Afghanistan.

Baca Juga: 30 Orang Tewas Terbunuh saat Bom Mobil di Afghanistan Meledak, di Antaranya Pelajar

Melansir The Associated Press, belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas serangan bom itu.

Menanggapi pengumuman gencatan senjata itu, pemerintah Afghanistan di Kabul – yang menghadapi peningkatan serangan seiring penarikan pasukan Amerika Serikat (AS) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) keluar Afghanistan – menyerukan gencatan senjata permanen.

Pernyataan dari Istana Kepresidenan mengecam Taliban atas meningkatnya aksi kekerasan, namun pemerintah akan mengobservasi gencatan senjata selama Idulfitri.

Taliban menyatakan, gencatan senjata akan dimulai pada Rabu (12/5/2021) atau Kamis (13/5/2021), bergantung pada penampakan bulan baru yang menentukan dimulainya bulan Syawal.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19