Kompas TV nasional gelar perkara

Pelaku Bunuh Korban Karena Takut Ketahuan Tak Bisa Gandakan Uang

Minggu, 9 Mei 2021 | 23:36 WIB

PROBOLINGGO, KOMPAS.TV - Rumah ini menjadi saksi bisu tragedi pembunuhan yang menimpa korban Juhariyah, pada awal ramadhan lalu.  

Korban meregang nyawa, setelah dihabisi pelaku karena emosi dan kesal.

Berdasarkan keterangan polisi, korban dibunuh pelaku karena korban memaksa pelaku menggandakan uang.

Padahal, pelaku diketahui hanyalah dukun palsu yang tidak dapat menggadakan uang.

Menurut pengakuan Sekretaris Desa yang mengetahui sepak terjang pelaku, yakni MA, pelaku dikenal warga sektar sebagai orang pintar, yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Namun saat kejadian, pelaku diketahui membunuh korban saat keluarga korban tertidur pulas.

Pelaku MA buron selama dua hari pasca membunuh korban.

MA mengaku dirinya mengenal korban sejak dua bulan silam.

Saat kejadian, pelaku kesal dan takut aksinya ketahuan yang tidak dapat menggandakan uang.

Pelaku pun membunuh korban. 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:36
IKUTI WEBINAR KOMPAS INSTITUTE BERTAJUK "BRAND STORY THROUGH MEDIA", DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   JUNTA MILITER MYANMAR BUKA KASUS KORUPSI BARU YANG DILAKUKAN AUNG SAN SUU KYI DAN PEJABAT DI PEMERINTAHANNYA   CEGAH GANGGUAN PRODUKSI, PEMERINTAH KOREA SELATAN PERTIMBANGKAN RENCANA VAKSINASI PEKERJA PERUSAHAAN ELEKTRONIK   KANADA SIAP BANTU AMERIKA SERIKAT TERIMA MIGRAN AMERIKA TENGAH DARI PERBATASAN AS-MEKSIKO   UNIVERSITAS INDONESIA MASUK 300 BESAR PERGURUAN TINGGI TERBAIK DUNIA VERSI QUACQUARELLI SYMONDS   DUTA BESAR INDONESIA UNTUK PAKISTAN SEBUT KINERJA PERDAGANGAN RI-PAKISTAN CENDERUNG POSITIF DI TENGAH PANDEMI   KBRI UNTUK PAKISTAN GELAR DIALOG DENGAN PAKAR UNTUK TINGKATKAN KERJA SAMA EKONOMI INDONESIA-PAKISTAN   PEGAWAI KPK YANG TIDAK LOLOS TES WAWASAN KEBANGSAAN SERAHKAN 31 BUKTI GUGATAN KE MAHKAMAH KONSTITUSI   SATGAS NEMANGKAWI TANGKAP KETUA KNPB-OPM WILAYAH MERAUKE TERKAIT HOAKS DAN UJARAN KEBENCIAN MENGANDUNG SARA   POLISI TANGKAP TERDUGA PENYELUNDUP 30.000 BENIH LOBSTER DI RUAS TOL TANGERANG-MERAK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO INGATKAN WARGA BANDUNG DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN MESKI SUDAH DIVAKSIN   TUJUH WARGA PALESTINA YANG MENGUNGSI DI SRENGSENG, KEMBANGAN, JAKBAR, TERKONFIRMASI POSITIF COVID-19   PANGLIMA TNI BERSAMA KAPOLRI DAN KEPALA BNPB TINJAU VAKSINASI COVID-19 DI GEDUNG SUDIRMAN BANDUNG, JAWA BARAT   WALI KOTA TANGERANG: KETERISIAN TEMPAT TIDUR DI 32 RS COVID-19 TANGERANG CAPAI 52,54 PERSEN