Kompas TV entertainment lifestyle

Dapatkah Vaksin Covid-19 Mempengaruhi Siklus Menstruasi? Ini Jawabannya...

Minggu, 9 Mei 2021 | 14:00 WIB
dapatkah-vaksin-covid-19-mempengaruhi-siklus-menstruasi-ini-jawabannya
Ilustrasi vaksin Covid-19 dan siklus menstruasi. (Sumber: AP Illustration/Peter Hamlin)

SAN FRANSISCO, KOMPAS.TV – Dapatkan vaksin Covid-19 mempengaruhi menstruasi?

Jawabannya masih belum diketahui, namun para peneliti sudah mulai mempelajari isu ini.

Melansir The Associated Press pada Kamis (6/5/2021), vaksin dirancang untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, dan sejumlah ahli bertanya-tanya apakah hal itu dapat mempengaruhi siklus menstruasi untuk sementara.

Baca Juga: Tolak Beri Cuti Menstruasi untuk Staf Perempuan, Mantan CEO Maskapai Korsel Didenda Rp26 Juta

Sejauh ini, sejumlah laporan tentang menstruasi yang tak teratur hanya bersifat pengamatan pribadi. Dan sulit untuk menarik kaitan dengan vaksin, lantaran perubahan siklus menstruasi pun dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor lain, seperti stres, diet dan kebiasaan olah raga. Ditambah lagi, kurangnya data yang melacak perubahan pada siklus menstruasi setelah vaksinasi secara keseluruhan.  

Jikapun pada akhirnya para ilmuwan menemukan kaitan antara vaksin dengan perubahan siklus menstruasi jangka pendek, para ahli menyatakan, ini bukan alasan untuk menghindar dari vaksinasi.  “Manfaat vaksinasi tentu saja jauh lebih besar daripada satu periode menstruasi hebat, jikapun memang ada kaitan antara keduanya,” papar Dr. Mary Jane Minkin, seorang ginekolog dan profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Yale, Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Siklus Pagebluk di Hindia Belanda - SINGKAP

Baru-baru ini, sejumlah peneliti melakukan survei untuk mulai mengumpulkan data. “Hasilnya tidak akan menentukan adanya kaitan antara vaksin Covid-19 dan perubahan siklus menstruasi, namun dapat membantu membentuk dasar penelitian lebih lanjut,” terang Katharine Lee, salah seorang peneliti yang berbasis di Universitas Washington di St Louis.

Dr. Jen Gunter, seorang dokter kandungan dan ginekolog di Kawasan San Fransisco, menyatakan kemungkinan adanya kaitan antara keduanya, lantaran lapisan rahim, yang terlepas selama menstruasi, mengandung sel-sel kekebalan yang membantu melindungi rahim.

Baca Juga: Dokter Sebut Konsumsi Rumput Fatimah Dapat Sebabkan Rahim Ibu Hamil Pecah hingga Bayi Meninggal

Penulis : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:50
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19