Kompas TV internasional kompas dunia

Ibu Tewas saat Menyusui dan Tindih Bayinya yang Meregang Nyawa Karena Tak Bisa Bernapas

Sabtu, 8 Mei 2021 | 15:34 WIB
ibu-tewas-saat-menyusui-dan-tindih-bayinya-yang-meregang-nyawa-karena-tak-bisa-bernapas
Mariana Ojeda tewas karena hipertensi saat menyusui dan tak sengaja menindih bayinya hingga merenggang nyawa. (Sumber: Newsflash Via Daily Star)

CORRIENTES, KOMPAS.TV - Seorang ibu tewas saat menyusui karena serangan hipertensi dan kemudian menindih bayinya.

Sang bayi kemudian tewas karena tak bisa bernapas akibat tertimpa tubuh ibunya.

Mariana Ojeda, 30 tahun, tertidur dan diyakini mengalami serangan hipertensi saat menyusui bayinya di rumah mereka di Corrientes, Argentina.

Baca Juga: Kentut Sapi Bisa Sebabkan Pemanasan Global, Cara Untuk Menguranginya Telah Ditemukan

Dikutip dari The Sun, Jumat (7/5/2021), Ojeda pun kemudian secara tak sengaja menindih bayinya yang kemudian meregang nyawa karena tak bisa bernapas.

Hipertensi, atau darah tinggi bisa berakibat fatal untuk waktu lama.

Karena bisa menyebabkan stroke atau serangan jantung.

Saat itu, di rumahnya selain Ojeda dan bayinya juga ada dua anaknya yang masih kecil.

Baca Juga: Kasus Sogokan Trump kepada Bintang Porno yang Ungkap Perselingkuhan Mereka Ditutup

Suami dari Ojeda, Gabriel atau ayah sang bayi berulang kali menghubungi istrinya tapi tak juga menyambung.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Deni Muliya

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:09
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19