Kompas TV tekno aplikasi

Tinggal Seminggu Lagi, Apa yang Terjadi Jika Pengguna Tolak Kebijakan Privasi WhatsApp?

Sabtu, 8 Mei 2021 | 14:46 WIB
tinggal-seminggu-lagi-apa-yang-terjadi-jika-pengguna-tolak-kebijakan-privasi-whatsapp
Ilustrasi. Cara menyamarkan percakapan di WhatsApp Web. (Sumber: Shutterstock via Kompas.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Menjelang tanggal pemberlakuan kebijakan baru, yakni 15 Mei 2021, WhatApp nampak makin gencar memunculkan notifikasi perubahan kebijakan privasinya.

Dalam notifikasi tersebut, WhatsApp meminta penggunanya untuk menyetujui kebijakan baru dengan menekan tombol “Setuju”.

Meski demikian, pengguna berhak menolak kebijakan tersebut dan pihaknya menegaskan tidak akan langsung menghapus akun pengguna yang menolak.

Baca Juga: Cara Menginstal Ulang Whatsapp Supaya Data Tidak Hilang

Lantas, apa yang terjadi jika pengguna menolak untuk menyetujui kebijakan privasi WhatsApp yang melibatkan sharing data ini?

Pengguna yang menolak kebijakan tersebut akan mendapat konsekuensi berupa pembatasan fungsi yang dikenakan secara bertahap setelah 15 Mei 2021.

Pertama, pengguna akan kehilangan akses ke daftar obrolan, tapi masih bisa menjawab panggilan masuk, baik panggilan suara maupun panggilan video.

Penulis : Fiqih Rahmawati | Editor : Deni Muliya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:42
KALAHKAN UKRAINA DI SEMIFINAL PIALA DUNIA PANAHAN, TIM PANAHAN INDONESIA REBUT SATU TIKET KE OLIMPIADE TOKYO 2020   SEBANYAK 400 JADWAL PENERBANGAN DI BANDARA BAO’AN, SHENZHEN, TIONGKOK, DIBATALKAN AKIBAT KASUS COVID-19 BARU   LONGSOR TERJADI DI KECAMATAN SENDANG, TULUNGAGUNG, 171 HEKTAR LAHAN PERTANIAN DAN 2 JARINGAN IRIGASI RUSAK   BMKG PREDIKSI WILAYAH DKI JAKARTA DIGUYUR HUJAN LEBAT DISERTAI KILAT DI SIANG HARI   DISHUB DKI HENTIKAN SEMENTARA UJI COBA LINTASAN “ROAD BIKE” DI JALAN LAYANG NON-TOL KAMPUNG MELAYU-TANAH ABANG   SATPOL PP DKI TUTUP DUA RESTORAN DAN TIGA KEDAI KOPI DI JAKARTA PUSAT KARENA LANGGAR PPKM MIKRO   POLDA LAMPUNG TANGKAP 140 ORANG TERKAIT DUGAAN TINDAK PREMANISME DAN PUNGUTAN LIAR   POLDA SUMSEL DAN BEA CUKAI PALEMBANG GAGALKAN PENYELUNDUPAN EKSPOR BENUR ILEGAL KE MALAYSIA   POLDA SUMATERA UTARA BENTUK TIM GABUNGAN GUNA USUT TUNTAS KASUS MENINGGALNYA JURNALIS MARA SALEM   KAPOLDA SUMUT IRJEN PANCA PUTRA SIMANJUNTAK SAMPAIKAN DUKA CITA ATAS MENINGGALNYA JURNALIS MARA SALEM   KETUA DPRD TOLIKARA SONNY WANIMBO BANTAH TERLIBAT PENDANAAN JUAL BELI SENJATA KELOMPOK TERORIS DI PAPUA   KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI MINTA POLRI USUT TUNTAS KASUS PENEMBAKAN JURNALIS MARA SALEM   PT KAI COMMUTER SEBUT MULAI BESOK SENIN, 21 JUNI 2021, PENUMPANG KRL JABODETABEK AKAN DITES COVID-19 SECARA ACAK   KOMISI II DPR MINTA SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO X KOORDINASI KE PEMERINTAH PUSAT SOAL “LOCKDOWN” YOGYAKARTA