Kompas TV regional kriminal

Ahli Hukum Pidana Sebut Kasus Penembakan Rumah di Sidoarjo Mudah Diungkap

Jumat, 7 Mei 2021 | 23:14 WIB
ahli-hukum-pidana-sebut-kasus-penembakan-rumah-di-sidoarjo-mudah-diungkap
Lubang bekas tembakan peluru yang menyebabkan kaca rumah rusak, Kamis (6/5/2021), di Sidoarjo. (Sumber: Kompas.id)

SIDOARJO, KOMPAS.TV – Kasus penembakan rumah salah seorang warga di Desa Waru-Sidoarjo, menurut ahli hukum pidana dari Universitas Bhayangkara Surabaya, M Sholehudin, masuk dalam ranah pidana umum berupa perusakan barang milik orang lain.

Sholehudin yang juga Ketua Perhimpunan Dosen Ilmu Hukum Indonesia mengatakan, penyidikan kasus penembakan rumah warga di Sidoarjo ini sejatinya sederhana dan mudah diungkap dengan berpijak pada alat bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Hal tersebut didasarkan bahwa pada setiap peluru yang dimuntahkan dari senjata api yang beredar di masyarakat memiliki nomor registrasi.

Nomor registrasi itulah yang menjadi pedoman bagi penyidik untuk merunut jenis senjata api yang digunakan oleh pelaku. Setelah ditemukan jenis senjatanya, pelacakan terhadap identitas pemegang atau pemilik senjata tersebut bisa dipersempit ruang lingkupnya.

“Kuat dugaan, pemilik senjata adalah seseorang yang memang memiliki kewenangan memegang senjata api karena senjata yang digunakan tersebut bukan senjata yang beredar bebas di masyarakat umum atau bahkan milik teroris,” ucap Sholehudin, dilansir dari Kompas.id, Jumat (7/5/2021).

Baca Juga: Rumah di Sidoarjo Diberondong Tembakan, Polisi Masih Tunggu Hasil Uji Balistik Proyektil

Untuk itu, Sholehudin berharap polisi bisa secara cepat mengungkap pelaku penembakan agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat, apalagi saat ini mendekati Idulfitri. Selain itu, lanjutnya, menarik juga dikuak motivasi pelaku.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:15
PBSI: SEMANGAT MARKIS KIDO HARUS JADI MOTIVASI BAGI PEBULU TANGKIS MUDA INDONESIA UNTUK BERPRESTASI   PBSI GELAR TURNAMEN SIMULASI JELANG OLIMPIADE TOKYO DI PELATNAS CIPAYUNG, JAKARTA TIMUR   KEMENTERIAN KESEHATAN BRASIL SEBUT PASIEN COVID-19 KLASTER COPA AMERICA 2021 MENCAPAI 41 ORANG   OTORITAS JEPANG: SELURUH ATLET OLIMPIADE DAN PARALIMPIADE HARUS TAATI PERATURAN PENCEGAHAN PENYEBARAN COVID-19   PEMERINTAH MALAYSIA SETUJUI PENGGUNAAN VAKSIN COVID-19 PFIZER UNTUK USIA 12 TAHUN KE ATAS   KOMPOLNAS MINTA PIHAK KEPOLISIAN UNTUK PATROLI RUTIN DI KAWASAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA   PT PELINDO II ANCAM BERHENTIKAN KARYAWANNYA YANG TERLIBAT PUNGUTAN LIAR   SEBANYAK 1.271 PEGAWAI KPK YANG LOLOS TWK AKAN JALANI ORIENTASI ASN   RUMAH SAKIT DARURAT WISMA ATLET KEMAYORAN TAMBAH KAPASITAS TEMPAT TIDUR MENJADI 7.394 UNIT   BIO FARMA: JUMLAH STOK VAKSIN COVID-19 MAMPU PENUHI TARGET 1 JUTA VAKSINASI PER HARI   SATGAS COVID-19 OPTIMISTIS PROGRAM VAKSINASI PEMERINTAH AKAN RAMPUNG SESUAI TARGET DI DESEMBER 2021   MENKO PEREKONOMIAN: PEMERINTAH KOMITMEN LAKSANAKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI TENGAH PANDEMI   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN SEBUT 97 PERSEN OBAT-OBATAN DI INDONESIA MASIH IMPOR DARI LUAR NEGERI   PEMERINTAH LARANG KEGIATAN TEMPAT WISATA DI ZONA MERAH DAN ORANYE SELAMA PEMBERLAKUAN PPKM MIKRO