Kompas TV regional berita daerah

Oknum Dosen di Jember Mencabuli Keponakan dengan Modus Terapi Kanker Payudara

Jumat, 7 Mei 2021 | 20:43 WIB

JEMBER, KOMPAS.TV - Oknum dosen Universitas Jember, yang menjadi tersangka kasus pelecehan seksual akhirnya ditahan oleh Kepolisian Resor Jember Jawa Timur. Modus pelaku memberikan terapi penyembuhan kanker payudara kepada korbannya.

Setelah melakukan pemeriksaan dan penyelidikan, Kepolisian Resor Jember Jawa Timur akhirnya menahan Rahmad Hidayat, yang merupakan Dosen Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Jember.

Wakapolres Bondowoso, Kompol Kadek Ary mengatakan bahwa Rahmad Hidayat diduga melakukan pelecehan seksual terhadap keponakannya sendiri yang berusia 16 tahun.

Baca Juga: Diduga Mencabuli Keponakan Sendiri, Oknum Dosen UNEJ Diperiksa Polisi

Pelecehan seksual dilakukan sebanyak dua kali dengan dalih terapi kesehatan dan penyembuhan kanker payudara, padahal korban tidak sakit kanker, seperti yang disampaikan pelaku. Perbuatan tersebut dilakukan pada akhir bulan Februari dan Maret tahun 2021.

Polisi menyita sejumlah barang bukti, yakni baju korban, pakaian pelaku dan telepon genggam milik korban, yang menjadi bukti kunci terungkapnya kasus itu.

Baca Juga: Dosen UNEJ Tersangka Pelecehan Seksual Dibebastugaskan oleh Pihak Kampus

Dari hasil penyidikan, korban diketahui sengaja merekam percakapan dirinya dengan pelaku. Percakapan itu berisi tentang modus pelaku yang memberikan terapi penyembuhan kanker payudara.

Kasus itu terungkap setelah ibu korban melaporkan pelecehan seksual yang menimpa anaknya kepada polisi.

Akibat perbuatannya, tersangka akan dijerat Undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

#UniversitasJember #FISIP #DosenCabul #PelecehanSeksual #PolresJember #PerlindunganAnak

Penulis : KompasTV Jember





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:03
IKUTI WEBINAR KOMPAS INSTITUTE BERTAJUK "BRAND STORY THROUGH MEDIA", DAFTAR DI INSTITUTE.KOMPAS.ID   TIMNAS INGGRIS AKAN JUMPA KROASIA DI LAGA PERDANA GRUP D PIALA EROPA 2020 MALAM INI   PARLEMEN ISRAEL, KNESSET, GELAR PEMUNGUTAN SUARA UNTUK SAHKAN PEMERINTAHAN ISRAEL   TIONGKOK SIAPKAN PERLINDUNGAN KETAT SETELAH KAWANAN GAJAH PENGEMBARA KEMBALI TERLIHAT DI SUAKA PROVINSI YUNNAN   PRODUSEN OTOMOTIF ASAL JERMAN VOLKSWAGEN LAPORKAN ADANYA PENCURIAN 3 JUTA DATA PRIBADI KONSUMENNYA   RUSIA UJI COBA VAKSIN COVID-19 VERSI SEMPROTAN HIDUNG YANG RAMAH UNTUK ANAK-ANAK USIA 8-12 TAHUN   PEMERINTAH SINGAPURA AKAN CABUT “LOCKDOWN” PARSIAL SECARA BERTAHAP MULAI BESOK SENIN, 14 JUNI 2021   BIKE TO WORK INDONESIA USUL PENGGUNAAN JLNT SEBAGAI LINTASAN “ROAD BIKE” DIATUR PERGUB AGAR PUNYA DASAR HUKUM JELAS   GUBERNUR ANIES BASWEDAN: DKI JAKARTA PALING TRANSPARAN SOAL PENANGANAN KASUS PENYEBARAN VIRUS KORONA   GUBERNUR GANJAR PRANOWO: SEBANYAK 62 DARI 72 SAMPEL COVID-19 DI KUDUS, JAWA TENGAH, TERPAPAR VARIAN BARU ASAL INDIA   KASUS POSITIF MELONJAK SIGNIFIKAN, PEMPROV JABAR TAMBAH RASIO TEMPAT TIDUR PASIEN COVID-19 HINGGA 40 PERSEN   PERKEMBANGAN KASUS COVID-19 DI INDONESIA HARI INI: SEBANYAK 9.869 POSITIF, 4.655 SEMBUH, DAN 149 MENINGGAL DUNIA   KEMENTERIAN ESDM SEBUT PROSPEK TAMBANG EMAS DI SANGIHE SELUAS 4.500 HEKTAR   POLRI KIRIM TIM FORENSIK UNTUK MENGOTOPSI JENAZAH WAKIL BUPATI SANGIHE HELMUD HONTONG