Kompas TV klik360 cerita indonesia

Kisruh dengan Gubernur Sumut, Bobby Minta Kejelasan Lokasi Karantina di Medan

Jumat, 7 Mei 2021 | 11:37 WIB

MEDAN, KOMPAS.TV – Wali Kota Medan Bobby Nasution meluruskan soal kisruh lokasi karantina Warga negara Indonesia yang baru pulang dari luar Negeri dan tiba di Kota Medan.

“kalau kira-kira masyarakatnya bukan dari kota Medan seperti apa, apakah yang sekitar Menidangro dikembalikan ke Medan atau ke Deliserdang atau ke Binjai, nah kalau tetap di Medan nah kita diinformasikan hotel-hotel mana saja”papar Bobby.

Dikutip dari Kompas.com, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menunjuk sejumlah hotel dan dinas di Kota Medan untuk menjadi lokasi karantina bagi WNI yang baru saja pulang dari luar negeri.

Ironisnya, keputusan tersebut tidak dikoordinasikan dengan Pemkot Medan. Alhasil, penanganan Covid-19, terutama varian baru yang terdeteksi masuk ke Indonesia, menjadi tidak maksimal.

Terkait hal ini, Bobby sampaikan kekhawatiran tempat karantina yang yang membaur dengan warga lain yang menginap di hotel tersebut.

“Untuk peserta dari Mebidangro, apakah dikembalikan ke daerahnya untuk karantina atau bagaimana? Kami perlu tahu. Banyak juga masyarakat Medan yang tidak tahu ada hotel yang dijadikan lokasi karantina. Kalau menginap di situ, malah bisa jadi masalah baru. Maka dari itu, perlu koordinasi sebagai langkah antisipasi,” Ujar Bobby.

Kisruh Bobby dan Gubernur Sumut bermula saat Pemkot Medan tidak dilibatkan dalam penunjukan lokasi karantina di Kota Medan. Bobby ungkapkan saat disambungkan telepon dengan Gubernur dan Dinas kesehatan mengaku tidak mendapatkan informasi bahwa tidak ada hotel di Medan namun setelah dilakukan pengecekan kembali ternyata ada tempat karantina di Kota Medan.

Video Editor: Faqih

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19