Kompas TV bisnis kebijakan

Tenaga Kerja Asing Dapat Vaksin Gotong Royong, Ini Alasannya

Jumat, 7 Mei 2021 | 09:00 WIB
tenaga-kerja-asing-dapat-vaksin-gotong-royong-ini-alasannya
Botol vaksin Covid-19 besutan Sinopharm, perusahaan farmasi asal China. (Sumber: AP Photo / Martin Mejia)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Pemerintah mengizinkan tenaga kerja asing (TKA) mendapatkan vaksin di Indonesia. Yaitu lewat program vaksinasi gotong royong atau vaksin mandiri. 

Vaksinasi gotong gotong adalah program vaksin untuk karyawan swasta yang diusulkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Seluruh biaya vaksin akan ditanggung oleh masing-masing perusahan yang mendaftar.

"WNA yang memiliki Kartu Izin Tinggal Sementara dan Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAS/KITAP) dapat memperoleh vaksin dengan skema gotong royong," kata Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers virtual, Kamis (06/05/2021). 

Koordinator Komunikasi Publik Komite Penanganan Covid dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Arya Sinulingga, membeberkan alasan pemerintah mengizinkan TKA mendapatkan vaksinasi melalui program gotong royong.

"Karena kan namanya herd immunity (kekebalan kelompok), kan artinya orang yang tinggal di lokasi tersebut. Corona kan tidak mengenal warga negara. Corona kan siapa saja manusia ya kalau terkena ya kena gitu. Dia enggak nanya 'paspornya mana Pak?' enggak nanya gitu," kata dia dalam dialog virtual di hari yang sama. 

Baca Juga: Setelah Lebaran Program Vaksin Gotong Royong Mulai Diberikan ke Karyawan dan Buruh

Menurut Arya, potensi penularan Covid-19 juga dialami oleh TKA di Indonesia. Ketika mereka terpapar virus Corona maka akan berdampak ke orang-orang Indonesia.

Penulis : Dina Karina | Editor : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:32
KEMENHUB AKAN BUAT KEBIJAKAN UNTUK TERUS DORONG PENINGKATAN PERGERAKAN PESAWAT DI TENGAH PANDEMI   MENHUB BUDI KARYA SUMADI: PERGERAKAN PESAWAT DI INDONESIA TAHUN KEDUA PANDEMI COVID-19 SEMAKIN MEMBAIK   ANGGOTA KOMISI XI DPR MISBAKHUN TAK SETUJU SOAL RENCANA PENGENAAN PPN SEMBAKO DAN JASA PENDIDIKAN   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO: PERSIAPAN PEMBUKAAN PARIWISATA BAGI WISATAWAN MANCANEGARA SUDAH 90 PERSEN   PRESIDEN JOKOWI TARGETKAN PEMBUKAAN "TRAVEL CORRIDOR ARRANGEMENT" DAPAT TEREALISASI PADA JULI 2021   DINKES SEBUT KASUS AKTIF COVID-19 DI KABUPATEN BEKASI SAAT INI MENCAPAI 750 ORANG   KECAMATAN PAMULANG JADI WILAYAH DENGAN JUMLAH KASUS COVID-19 TERTINGGI DI TANGERANG SELATAN   DINKES: ADA 359 PASIEN COVID-19 DI TANGERANG SELATAN YANG SAAT INI MASIH MENJALANI ISOLASI MANDIRI   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 4.885: 4.053 SEMBUH, 204 MENINGGAL DUNIA, DAN 628 DALAM PERAWATAN   ANGGOTA KOMISI XI DPR ANIS BYARWATI: WACANA PEMERINTAH YANG AKAN KENAKAN PPN SEMBAKO TAK LOGIS DI MASA PANDEMI   NOVEL BASWEDAN AKUI SUDAH PERNAH MEMINTA HASIL TWK KPK, TETAPI TAK PERNAH DIBERIKAN DENGAN ALASAN RAHASIA   PENYIDIK SENIOR KPK NOVEL BASWEDAN SEBUT TWK JADI CARA PAMUNGKAS HABISI PEMBERANTASAN KORUPSI DI KPK   KEMENANG MENYATAKAN AKAN FOKUS UNTUK LOBI KUOTA DAN MEMPERSIAPKAN PELAKSANAAN HAJI TAHUN DEPAN   GABUNGAN PERUSAHAAN HAJI DAN UMRAH NUSANTARA BERHARAP ARAB SAUDI BUKA IBADAH HAJI PADA SEPTEMBER 2022