Kompas TV regional hukum

Polisi akan Periksa Kejiwaan Pengemudi Mobil yang Mengaku Warga Kekaisaran Sunda Nusantara

Kamis, 6 Mei 2021 | 08:08 WIB
polisi-akan-periksa-kejiwaan-pengemudi-mobil-yang-mengaku-warga-kekaisaran-sunda-nusantara
Polisi memberhentikan dan menilang mobil Mitsubishi Pajero Sport hitam dengan menggunakan plat nomor palsu yakni SN 45 RSD. Mobil tersebut dikemudikan oleh pria bernama Rusdi Karepesina. (Sumber: Dokumentasi Ditlantas Polda Metro Jaya)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Direktorat Lalu-lintas Polda Metro Jaya akan memeriksa kondisi kejiwaan pengemudi mobil berjenis sport utility vehicle (SUV) berwarna hitam, Rusdi Karepesina yang mengaku sebagai Jenderal dari Kekaisaran Sunda Nusantara.

"Kita coba koordinasi dengan Biddokes (Bidang Kedokteran dan Kesehatan) untuk memeriksa kejiwaannya, jangan sampai ada depresi atau delusi pada yang bersangkutan," kata Direktur Lalu-lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo sebagaimana tercantum dalam laman humas.polri.go.id, Kamis (6/5/2021). 

Sambodo mengungkapkan pemeriksaan kejiwaan perlu dilakukan untuk memastikan apakah yang bersangkutan mampu mengendarai kendaraan.

"Karena kalau memang betul (dia punya gangguan kejiwaan) maka akan sangat membahayakan pengguna jalan yang lain,” tegas dia.

Baca Juga: Penjelasan Polisi Soal Penahanan Mobil dan Pengemudi yang Mengaku Warga Kekaisaran Sunda Nusantara

Setelah diamankan Direktorat Lalu-lintas Polda Metro Jaya, Rusdi kini masih menjalani pemeriksaan karena mengendarai mobil tanpa surat kelengkapan yang sah.

Diketahui, kendaraan yang dikemudikan Rusdi menggunakan plat berwarna biru dan bertuliskan kode SN 45 RSD. Plat semacam itu tak sesuai dengan plat nomor yang dikeluarkan oleh Korps Lalu Lintas Polri.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Purwanto





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:44
KOMITE OLIMPIADE INDONESIA TIDAK INGIN PERGELARAN SEA GAMES 2021 DI VIETNAM DITUNDA   HARGA JUAL EMAS PT ANTAM BERADA DI ANGKA RP 960.000 PER GRAM   PEMERINTAH INDONESIA-PERANCIS PERKUAT KERJA SAMA PERIKANAN DI HARI LAUT SEDUNIA   PEMKOT TANGERANG SELATAN AKAN PERKETAT PENGAWASAN PEMANFAATAN DANA HIBAH SEUSAI KASUS KORUPSI KONI TERUNGKAP   REVISI BERKAS “UNLAWFUL KILLING” YANG DISELESAIKAN BARESKRIM POLRI SUDAH DISERAHKAN KE KEJAKSAAN AGUNG   PENYIDIK BARESKRIM POLRI SELESAIKAN REVISI BERKAS PERKARA “UNLAWFUL KILLING” TERHADAP 4 LASKAR FPI   SATGAS COVID-19 MENDUGA LONJAKAN KASUS DI BANGKALAN, JAWA TIMUR, AKIBAT MUTASI BARU VIRUS KORONA   KOMISI X DPR RI KRITISI PELAKSANAAN VAKSINASI TENAGA PENDIDIK YANG BELUM SESUAI TARGET JELANG BELAJAR TATAP MUKA   KEMENKES TUNGGU HASIL UJI KLINIS FASE III DARI WHO SOAL VAKSIN SINOVAC UNTUK ANAK-ANAK   MENKES SEBUT JUMLAH MURID YANG HADIR SAAT PEMBELAJARAN TATAP MUKA MAKSIMAL 25 PERSEN DARI TOTAL PESERTA DIDIK   MENKES: PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) TIDAK BOLEH MELEBIHI 2 HARI DALAM SEMINGGU   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN INGATKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA PADA JULI 2021 HARUS DILAKSANAKAN DENGAN HATI-HATI   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO MENDAPAT SUNTIKAN DOSIS PERTAMA VAKSIN COVID-19 ASTRAZENECA HARI INI   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO SEBUT “WORK FROM BALI” AKAN DIMULAI JULI 2021