Kompas TV nasional update

Novel Baswedan Dikabarkan Tak Lolos Tes ASN, KPK: Hasil Tes akan Disampaikan ke Publik

Selasa, 4 Mei 2021 | 18:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV – Beredar kabar, Penyidik Senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dan sejumlah pegawai KPK terancam dipecat gara-gara tidak lolos asesmen tes wawasan kebangsaan untuk alih status sebagai ASN.

Menanggapi kabar tersebut, KPK akan menyampaikan hasil tes wawasan kebangsaan pegawai KPK termasuk Penyidik Senior KPK Novel pada publik.

Tes yang dijalani pegawai KPK ini sebagai salah satu syarat peralihan menjadi Aparatur Sipil Negara atau ASN.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan hasil ini perlu disampaikan kepada publik di tengah isu yang beredar di masyarakat terkait hasil tes ASN Pegawai KPK termasuk Novel Baswedan.

“Mengenai hasil dari tes wawasan kebangsaan terhadap pegawai KPK pada tanggal 27 April yang lalu KPK telah menerima hasil penilaiannya namun hingga saat ini hasil penilaian dari tes dimaksud masih tersimpan aman di gedung merah putih KPK dan belum kami buka,”jelas Juru Bicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri. 

“Tentu nanti akan kami segera sampaikan kepada masyarakat oleh karena itu kami juga ingin tegaskan agar media dan tentu masyarakat berpegang pada informasi resmi yang akan disampaikan mengenai hasil dari wawasan kebangsaan yang diselenggarakan oleh dan kepegawaian negara,” tambahnya.

Adapun sebelumnya pengujian wawasan kebangsaan bagi pegawai KPK dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara atau BKN bekerjasama dengan pihak terkait.

Total ada 1349 pegawai yang mengikuti tes tersebut sebagai syarat beralih menjadi ASN sebagaimana amanat undang-undang pun aspek ini sudah dilakukan penilaian. 

Hasil tes wawasan kebangsaan dari BKN telah diterima KPK pada tanggal 27 April lalu.

Penulis : Anjani Nur Permatasari





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:54
PERCEPAT CAPAIAN TARGET, SATGAS COVID-19 YOGYAKARTA GENCARKAN VAKSINASI MASSAL   KEMENTERIAN PUPR GANDENG BANK MANDIRI SALURKAN DANA PROGRAM BANTUAN STIMULAN PERUMAHAN SWADAYA DI SAMOSIR   DEWAS KPK TENGAH MEMPROSES LAPORAN SOAL DUGAAN PELANGGARAN ETIK WAKIL KETUA KPK LILI PINTAULI SIREGAR   KASUS SUAP PROYEK DI DINAS PU, KPK SITA TANAH & BANGUNAN MILIK EKS BUPATI LAMPUNG UTARA AGUNG ILMU MANGKUNEGARA   KEMENPAREKRAF YAKIN PEREKONOMIAN SEKTOR WISATA DAPAT TUMBUH DI TENGAH PANDEMI   KEMENKES: VAKSIN COVID-19 PFIZER UNTUK VAKSINASI PROGRAM PEMERINTAH TIBA DI INDONESIA PERTENGAHAN JULI 2021   SATGAS MINTA KEPALA DAERAH DAHULUKAN VAKSINASI COVID-19 UNTUK WARGA LANSIA DAN PRALANSIA   JUBIR SATGAS WIKU ADISASMITO MINTA RS RUJUKAN COVID-19 PRIORITASKAN TEMPAT TIDUR BAGI PASIEN KORONA   JUBIR SATGAS COVID-19 WIKU ADISASMITO MINTA SEKOLAH TATAP MUKA TERBATAS BETUL-BETUL DILAKSANAKAN SECARA HATI-HATI   SATGAS: USIA 6-18 TAHUN SUMBANGKAN 9,6 PERSEN KASUS COVID-19, HATI-HATI BUKA SEKOLAH    6 PROVINSI YANG BELUM PUNYA RSJ YAKNI: PAPUA BARAT, SULTRA, SULBAR, GORONTALO, KALTARA, DAN KEPULAUAN RIAU    PEMERINTAH AKAN BERI PERHATIAN KHUSUS TERHADAP 6 PROVINSI YANG BELUM PUNYA RUMAH SAKIT JIWA (RSJ)    KEMENTERIAN PPPA: "CALL CENTER" SAHABAT PEREMPUAN DAN ANAK 129 ATAU WHATSAPP 0211-129-129    KEMENTERIAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK FASILITASI KORBAN KEKERASAN SEKSUAL AGAR BERANI MELAPOR