Kompas TV nasional kompas petang

Presiden Jokowi: Transformasi Menuju Green Economy Harus Dimulai agar Bisa Bersaing di Pasar Global

Selasa, 4 Mei 2021 | 16:56 WIB
presiden-jokowi-transformasi-menuju-green-economy-harus-dimulai-agar-bisa-bersaing-di-pasar-global
Presiden Joko Widodo pada Kamis (25/6/2020) pagi, bertolak menuju Jawa Timur. Ini adalah pertama kalinya Jokowi melakukan kunjungan kerja di masa new normal atau tatanan baru pandemi virus corona Covid-19 (Sumber: Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia harus mendapatkan manfaat dari perkembangan dunia yang mengarah ke ekonomi hijau atau dikenal dengan istilah green economy.

Hal tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan arahan pada peresmian pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2021 di Istana Negara, Jakarta, Selasa, (4/5/2021).

Menurut Jokowi, sebagai salah satu paru-paru terbesar dunia, Indonesia harus bisa memperoleh manfaat besar dari hutan tropis dan hutan mangrove yang dimiliki.

Baca Juga: Jokowi Sebut Rencana Kerja Pemerintah 2022 Masih Pulihkan Ekonomi dan Reformasi Struktural

"Oleh sebab itu, transformasi energi menuju energi baru dan terbarukan harus dimulai. Green economy, green technology, dan green product harus diperkuat agar kita bisa bersaing di pasar global," kata Jokowi dikutip dari laman resmi Kementerian Sekertariat Negara, Selasa (4/5/2021).

Terkait hal itu, kata Jokowi, pemerintah telah merencanakan untuk membuat green industrial park yang rencananya akan disiapkan di Kalimantan Utara dengan memanfaatkan hydropower.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyebut pembangkit listrik tersebut akan menghasilkan energi hijau, baru terbarukan, dan akan disalurkan kepada kawasan indstri hijau sehingga muncul produk-produk hijau dari sana.

Penulis : Hedi Basri | Editor : Eddward S Kennedy





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:59
UPP KELAS II RAJA AMPAT: KAPAL WISATA DARI LUAR PAPUA BARAT TIDAK DIIZINKAN MASUK RAJA AMPAT SELAMA LARANGAN MUDIK   PETUGAS TEMUKAN BAHAN PANGAN MENGANDUNG ZAT BERBAHAYA SAAT INSPEKSI DI PASAR SENEN, JAKARTA PUSAT   PENYEKATAN ARUS MUDIK, POLISI CATAT 963 KENDARAAN TELAH PUTAR BALIK DI GERBANG TOL CILEUNYI, BANDUNG   TNI AL: TIONGKOK TELAH KIRIMKAN 48 PENYELAM PROFESIONAL UNTUK BANTU EVAKUASI KRI NANGGALA-402   TNI AL AKUI KESULITAN EVAKUASI BADAN KAPAL SELAM KRI NANGGALA-402   DPP ORGANDA: BUS BERSTIKER KHUSUS ADALAH LANGKAH SOLUTIF DI TENGAH LARANGAN MUDIK   MENTERI PPN SUHARSO MONOARFA: PEMERINTAH INGIN TIRU TIONGKOK PULIHKAN EKONOMI DARI KRISIS AKIBAT PANDEMI   MENTERI PPN/KEPALA BAPPENAS SUHARSO MONOARFA PROYEKSIKAN PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA MASIH MINUS 0,9 PADA KUARTAL I   KEMENLU: SEBANYAK 103 PEKERJA MIGRAN WNI DARI MALAYSIA PULANG KEMBALI KE TANAH AIR   KEMENKES: WASPADAI VARIAN BARU VIRUS KORONA DARI INGGRIS, INDIA, DAN AFRIKA SELATAN YANG MASUK KE INDONESIA   KEMENKES MASIH TELUSURI ASAL KASUS MUTASI VIRUS KORONA B1617 YANG MENJANGKITI WARGA NEGARA INDONESIA   PRESIDEN JOKOWI TEKANKAN BAHWA FONDASI AWAL DARI PEMULIHAN EKONOMI ADALAH PENGENDALIAN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI INGATKAN AGAR BELANJA TEKNOLOGI HARUS JELAS MANFAATNYA BAGI MASYARAKAT DAN NEGARA   PRESIDEN JOKOWI: PERENCANAAN PEMBANGUNAN HARUS MAMPU CETAK TEKNOLOG ANDAL