Kompas TV klik360 sinau

5 Cara Hindari Food Waste Agar Tak Lagi Membuang-buang Makanan

Selasa, 4 Mei 2021 | 20:52 WIB

KOMPAS.TV - Sampah adalah masalah bagi setiap orang, karena setiap hari dihasilkan akibat aktivitas manusia.

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) tahun 2020 menunjukkan, total Produksi Sampah Nasional telah mencapai 67,8 juta ton.

Dari total jumlah tersebut, food waste atau sampah sisa makanan merupakan komposisi sampah yang paling banyak ditemukan yaitu sebanyak 30,8 persen.

Di tingkat rumah tangga, food waste terjadi antara lain karena terbuangnya sisa-sisa makanan yang berlebih atau tidak sempat mengolah bahan makanan.

Terlebih di bulan Ramadan, makanan yang disiapkan untuk sahur atau berbuka puasa bisa jadi tidak semuanya habis termakan, sehingga mengakibatkan makanan jadi terbuang.

Padahal, food waste berkontribusi terhadap perubahan iklim di Bumi akibat produksi gas metana ketika makanan mengalami proses pembusukan.

Bagaimana cara menghindari food waste?

1. Perkirakan porsi memasak

Pastikan porsi makanan yang akan dimasak nantinya juga akan habis untuk dimakan.

2. Menentukan rencana menu

Hal ini berguna untuk menentukan seberapa banyak bahan makanan yang harus dibeli, sehingga mengurangi kemungkinan bahan makanan yang membusuk atau tidak bisa lagi diolah dan dikonsumsi.

3. Merinci daftar belanja

Adanya daftar belanja membantu untuk tidak membeli bahan-bahan makanan di luar rencana, yang barangkali tidak sempat diolah.

4. Bagikan ke orang lain

Jika persediaan makanan terlalu banyak, tidak ada salahnya untuk menyisihkan sebagian untuk dibagikan ke orang lain.

5. Manfaatkan jadi kompos

Jika benar-benar sudah tidak habis dimakan, sisa makanan bisa dijadikan kompos dengan menggunakan lubang kompos, tong komposter, atau membuat biopori di rumah.(*)

Grafis: Joshua Victor

Penulis : Gempita Surya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:52
PRESIDEN BARCELONA JOAN LAPORTA: LIONEL MESSI DIPASTIKAN BERTAHAN DI BARCELONA MUSIM DEPAN    TAJ MAHAL INDIA KEMBALI DIBUKA DENGAN PENERAPAN PROKES KETAT, PENGUNJUNG DIBATASI HANYA 650 ORANG   HASIL UJI COBA FASE AKHIR VAKSIN COVID-19 BUATAN BIOTEKNOLOGI JERMAN, CUREVAC, HANYA EFEKTIF 47%   QATAR IZINKAN 80% PEGAWAI SEKTOR PUBLIK DAN SWASTA KEMBALI BEKERJA DI KANTOR MULAI 18 JUNI 2021   JUMLAH PASIEN POSITIF COVID-19 DARI KLASTER COPA AMERICA 2021 MENCAPAI 52 ORANG   AS KEMBALI MEMBELI LEBIH DARI 200 JUTA DOSIS VAKSIN COVID-19 BUATAN MODERNA   BPBD MALUKU TENGAH: 7.227 WARGA MENGUNGSI AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,1   GUBERNUR JABAR AKAN TAMBAH KAPASITAS TEMPAT TIDUR DI RS HINGGA 40% JIKA PENYEBARAN COVID-19 MAKIN MEMBURUK   KOTA BOGOR KEMBALI BERLAKUKAN SISTEM GANJIL-GENAP AKHIR PEKAN INI GUNA TEKAN LAJU PENYEBARAN COVID-19   KADIN INDONESIA PASTIKAN TENAGA KERJA ASING BISA MENGIKUTI VAKSINASI COVID-19 GOTONG ROYONG   KEMENKOMINFO: TENGGAT PELUNASAN TUNGGAKAN BHP FREKUENSI PT SAMPOERNA TELEKOMUNIKASI INDONESIA HINGGA 31 JULI 2021   TOTAL TUNGGAKAN BHP FREKUENSI PT SAMPOERNA TELEKOMUNIKASI INDONESIA PER 1 JUNI 2021 SEBESAR RP 442 M   PEMERINTAH TUNGGU PT SAMPOERNA TELEKOMUNIKASI INDONESIA LUNASI TUNGGAKAN TAGIHAN BHP FREKUENSI RADIO   MENDIKBUD-RISTEK NADIEM MAKARIM: PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS STOP JIKA ADA PEMBERLAKUAN PPKM MIKRO