Kompas TV nasional berita utama

Tok! Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materiil UU No 19 Tahun 2019

Selasa, 4 Mei 2021 | 16:37 WIB
tok-mahkamah-konstitusi-tolak-uji-materiil-uu-no-19-tahun-2019
Ilustrasi KPK (Sumber: TOTO SIHONO)

JAKARTA, KOMPAS.TV- Mahkamah Konstitusi menolak uji materiil Undang-undang No 19 tahun 2019 tentang perubahan kedua atas Undang-undang No 30 tahun 2001 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi terhadap UUD RI 1945.

“Dalam provisi menolak permohonan provisi para pemohon, dalam pokok permohonan menolak permohonan para pemohon untuk seluruhnya,” baca Hakim Majelis Mahkamah Konsitusi, Selasa (4/5/2021).

Dalam pertimbangannya, hakim mengatakan dalil para pemohon yang pada pokoknya menyatakan UU 19/2019 tidak melalui prolegnas dan terjadi penyelundupan hukum adalah tidak beralasan menurut hukum.

Baca Juga: Peneliti ICW: Pemecatan Pegawai Tidak Lolos Tes Wawasan Kebangsaan Merupakan Upaya Pelemahan KPK

Mahkamah Konstitusi juga menjawab dalil para pemohon soal adanya pelanggaran asas pembentukan peraturan perundang-undangan yang baik dalam penyusunan undang-undang nomor 19 tahun 2019. Serta tidak adanya partisipasi baik dari masyarakat maupun lembaga atau institusi terkait.

“Mahkamah berpendapat berkenaan dengan asas kejelasan tujuan maka hal tersebut terlihat dari pendekatan umum yang telah menguraikan latar belakang maksud dan tujuan penyusunan undang-undang yang tujuannya bukan untuk memperlemah kewenangan KPK,” baca Hakim.

Sementara itu, untuk norma yang berkenaan dengan pembentukan dewan pengawas, pemberian kewenangan penerbitan Surat Perintah Penghentian Penyidikan.

Penulis : Ninuk Cucu Suwanti | Editor : Eddward S Kennedy





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:39
UPP KELAS II RAJA AMPAT: KAPAL WISATA DARI LUAR PAPUA BARAT TIDAK DIIZINKAN MASUK RAJA AMPAT SELAMA LARANGAN MUDIK   PETUGAS TEMUKAN BAHAN PANGAN MENGANDUNG ZAT BERBAHAYA SAAT INSPEKSI DI PASAR SENEN, JAKARTA PUSAT   PENYEKATAN ARUS MUDIK, POLISI CATAT 963 KENDARAAN TELAH PUTAR BALIK DI GERBANG TOL CILEUNYI, BANDUNG   TNI AL: TIONGKOK TELAH KIRIMKAN 48 PENYELAM PROFESIONAL UNTUK BANTU EVAKUASI KRI NANGGALA-402   TNI AL AKUI KESULITAN EVAKUASI BADAN KAPAL SELAM KRI NANGGALA-402   DPP ORGANDA: BUS BERSTIKER KHUSUS ADALAH LANGKAH SOLUTIF DI TENGAH LARANGAN MUDIK   MENTERI PPN SUHARSO MONOARFA: PEMERINTAH INGIN TIRU TIONGKOK PULIHKAN EKONOMI DARI KRISIS AKIBAT PANDEMI   MENTERI PPN/KEPALA BAPPENAS SUHARSO MONOARFA PROYEKSIKAN PERTUMBUHAN EKONOMI NEGARA MASIH MINUS 0,9 PADA KUARTAL I   KEMENLU: SEBANYAK 103 PEKERJA MIGRAN WNI DARI MALAYSIA PULANG KEMBALI KE TANAH AIR   KEMENKES: WASPADAI VARIAN BARU VIRUS KORONA DARI INGGRIS, INDIA, DAN AFRIKA SELATAN YANG MASUK KE INDONESIA   KEMENKES MASIH TELUSURI ASAL KASUS MUTASI VIRUS KORONA B1617 YANG MENJANGKITI WARGA NEGARA INDONESIA   PRESIDEN JOKOWI TEKANKAN BAHWA FONDASI AWAL DARI PEMULIHAN EKONOMI ADALAH PENGENDALIAN COVID-19   PRESIDEN JOKOWI INGATKAN AGAR BELANJA TEKNOLOGI HARUS JELAS MANFAATNYA BAGI MASYARAKAT DAN NEGARA   PRESIDEN JOKOWI: PERENCANAAN PEMBANGUNAN HARUS MAMPU CETAK TEKNOLOG HANDAL