Kompas TV klik360 cerita indonesia

Asrena KSAL: Sakit Kolonel Iwa Kartiwa Bukan Karena Radiasi Zat Merkuri

Selasa, 4 Mei 2021 | 15:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Asisten Perencanaan dan anggaran Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Asrena KSAL) Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, mengungkapkan penyakit yang diderita Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa.

Pernyataan tersebut disampaikan Asrena KSAL dalam konferensi pers di Rumah Sakit TNI AL dr Mintohardjo, Jakarta Pusat, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga: Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa Jelaskan Kronologi Sakit yang Dideritanya akibat Syaraf Kejepit

Menurut Asrena, penyakit yang diderita mantan Komandan KRI Cakra 401 Kolonel Laut (P) Iwa Kartiwa bukan karena radiasi zat besi atau merkuri selama yang bersangkutan berdinas di kapal selam.

Hal ini sekaligus untuk membantah kabar miring yang diberitakan di beberapa media.

"Kita satu kapal, saya pernah satu mess dengan beliau, satu kapal pernah, beberapa kali pelayaran operasi bersama-sama. Di dalam satu kapal sudah jelas yang dijelaskan pak Iwa bahwa tidak ada hal-hal apa yang selama ini disangkakan," ungkap Asrena.

"Terkena gas beracun atau radiasi zat merkuri, zat besi, itu semua tidak benar. Banyak yang mengawaki kapal selam dan tidak ada yang sakit akibat dari apa yang diceritakan media," lanjutnya.

Video Editor: Lisa Nurjannah

Penulis : Aryo bimo





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:19
BMKG MEMPREDIKSI SEBAGIAN WILAYAH JAKARTA AKAN HUJAN DENGAN INTENSITAS RINGAN PADA SORE HINGGA MALAM INI   DISDIK SEBUT PENDAFTAR PPDB DKI JAKARTA JALUR PRESTASI SUDAH MELEBIHI DAYA TAMPUNG   MENPAN-RB SEBUT INVENTARISASI BADAN/LEMBAGA YANG AKAN DIBUBARKAN BISA DIMULAI AKHIR 2021    MENPAN-RB TJAHJO KUMOLO MENYATAKAN PIHAKNYA AKAN MENGINVENTARISASI BADAN/LEMBAGA SEBELUM MELAKUKAN PEMBUBARAN   PEMERINTAH BERENCANA MEMPERPANJANG PEMBERLAKUAN PPKM SKALA MIKRO DI 34 PROVINSI MULAI 14 JUNI 2021   BUNTUT KERUMUNAN DI MCDONALDS, POLISI PERIKSA MANAJEMEN HINGGA MINTA PROMO BTS MEAL DIHENTIKAN   SATU RT DI PERUMAHAN MEDAN SATRIA, KOTA BEKASI, DI “LOCKDOWN” KARENA KLASTER COVID-19 PERNIKAHAN DAN ARISAN   SEBANYAK 80 WARGA GERENDENG, KOTA TANGERANG, REAKTIF COVID-19 BERDASARKAN TES ANTIGEN DAN MASIH TUNGGU HASIL PCR   PEMKOT BOGOR AKAN CABUT STATUS ZONASI DARI LEVEL MERAH KE HIJAU JIKA WARGA GRIYA MELATI YANG POSITIF COVID-19 SEMBUH   DINKES KOTA BOGOR: SEBANYAK 95 WARGA PERUMAHAN GRIYA MELATI DINYATAKAN SEMBUH DARI COVID-19   MENLU: 93.728.400 VAKSIN TERDIRI DARI SINOVAC 84.500.000 DOSIS, ASTRAZENECA 8.228.400 DOSIS, DAN SINOPHARM 1.000.000 DOSIS   MENLU RETNO MARSUDI: HINGGA SAAT INI, INDONESIA TELAH MENERIMA 93.728.400 DOSIS VAKSIN COVID-19   TOTAL WNI POSITIF COVID-19 DI LUAR NEGERI ADALAH 4.883: 4.050 SEMBUH, 204 MENINGGAL DUNIA, DAN 629 DALAM PERAWATAN   KECAMATAN KARAWACI JADI WILAYAH YANG MEMILIKI TOTAL KASUS COVID-19 TERTINGGI DI KOTA TANGERANG YAKNI 1.295 KASUS