Kompas TV klik360 sinau

Mengenal Mutasi Corona B1617 yang Picu Tsunami Covid-19 di India

Selasa, 4 Mei 2021 | 15:00 WIB

KOMPAS.TV - Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di India tengah jadi sorotan dunia.

Salah satu faktor yang diduga menjadi penyebab tsunami Covid-19 di India adalah mutasi virus corona B1617.

Varian B1617 merupakan varian baru virus corona, pertama kali diidentifikasi di India pada Desember 2020.

Varian ini disebut juga dengan ‘mutan ganda’ karena mengandung dua mutasi virus yaitu L452R dan E484Q.

Mutasi L425R dikhawatirkan dapat meningkatkan transmisi virus dan mengurangi kemanjuran antibodi.

Sementara mutasi E484Q dikhawatirkan akan membuat virus memiliki pengikatan sel yang lebih baik dibanding sebelumnya yang berpotensi menghindari kekebalan.

Apakah lebih menular?

Grace C Roberts, seorang Virolog di Queen’s University Belfast dalam tulisannya di The Conversation mengatakan, varian ini mungkin dapat menyebar lebih mudah daripada bentuk virus sebelumnya, karena mutasi L425R yang dibawanya memengaruhi protein lonjakan virus.

Apakah lebih berbahaya?

Sejumlah ilmuwan tengah meneliti varian baru tersebut untuk memastikan apakah virus menjadi lebih berbahaya dibandingkan yang lain.

Namun saat ini B1617 dikhawatirkan berefek pada kemanjuran vaksin.

Varian virus corona B1617 diketahui telah masuk ke Indonesia. Dua varian lain yaitu B117 yang berasal dari Inggris dan B1351 asal Afrika Selatan juga dikonfirmasi masuk ke Indonesia.

Hingga saat ini, sudah ada 16 kasus covid-19 di Indonesia yang disebabkan penularan mutasi baru virus corona dari ketiga negara tersebut.

"Jadi selain mutasi dari Inggris yang sekarang sudah ada 13 insiden, (kemudian) sudah ada 2 mutasi dari India masuk dan 1 mutasi dari Afrika Selatan," ujar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers, Senin (3/5/2021).(*)

Grafis: Arief Rahman

Penulis : Gempita Surya

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:10
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19