Kompas TV nasional wawancara

Sekolah Tatap Muka dan Pembelajaran Jarak Jauh Jadi Pilihan Dilematis

Selasa, 4 Mei 2021 | 11:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sejak beberapa hari terakhir sejumlah sekolah di daerah sudah mulai menggelar simulasi pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Namun disisi lain ada sebagian lingkup pendidikan yang masih rawan terjadi klaster penularan covid-19.

Sebelumnya 175 orang yang terdiri siswa dan guru di Sekolah Seminari Santa Maria Bunda Segala Bangsa di Maumere terkonfirmasi positif covid-19.

Tidak hanya itu, belasan santri dan 2 ustaz di Pondok Pesantren Ihsaniyah Putra Kota Tegal, Jawa Tengah terinfeksi covid-19.

Komisioner Ombudsman Robert Na Endi Jaweng menyebut, evaluasi perlu dilakukan secara objektif dengan melibatkan tenaga yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan sosial.

Tidak hanya evaluasi disekolah, melihat kaitan siswa dengan tempat tinggal juga perlu dilakukan, karena aman disekolah belom tentu aman di tempat tinggal.

Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim mengatakan, sistem pendidikan di tengah pandemi menjadi hal dilematis.

Satriwan mengungkap, kenyataanya sekolah memberi surat persetujuan pada orang tua untuk pelaksanaan sekolah tatap muka, bila orang tua setuju dan terjadi hal tidak diharapkan pada anak, maka tanggung jawab sepenuhnya kembali pada orang tua.

Namun bila orang tua tidak setuju dengan sekolah tatap muka, anak kembali belajar online. Tapi di sisilain banyak wilayah yang tidak mampu melaksanakan pembelajaran online, dan PJJ cenderung tidak maksimal.

Satriwan memberi rekomendasi, agar dinas Pendidikan membuka hotline pengaduan dan disampaikan jika terjadi pelanggaran.

Penulis : Natasha Ancely





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:07
PEMERINTAH JEPANG SEBUT BARU 3% DARI 128 JUTA PENDUDUK YANG SUDAH MENDAPAT SUNTIKAN VAKSIN COVID-19   JEPANG INGIN 10.000 PENONTON HADIR SECARA LANGSUNG PADA SETIAP LOKASI PERTANDINGAN OLIMPIADE DAN PARALIMPIK TOKYO   RIZIEQ SHIHAB AKAN SAMPAIKAN DUPLIK KASUS TES USAP RS UMMI BOGOR DI PN JAKTIM HARI INI   PENGHAPUSAN FASILITAS GAJI TAMBAHAN DIREKSI PERTAMINA TELAH DILAKUKAN PADA SELASA, 15 JUNI 2021   KOMISARIS UTAMA PERTAMINA, BASUKI TJAHAJA PURNAMA: FASILITAS GAJI TAMBAHAN DIREKSI PERTAMINA DIHAPUS   KOMNAS HAM: BELUM ADA KONFIRMASI PIMPINAN KPK AKAN PENUHI PANGGILAN TERKAIT TWK   PENUTUPAN SEMENTARA SEJUMLAH RUAS JALAN DI KOTA BANDUNG GUNA MENEKAN ANGKA PENYEBARAN COVID-19   MULAI HARI INI, SEJUMLAH RUAS JALAN DI KOTA BANDUNG DITUTUP SEMENTARA SELAMA 14 HARI KE DEPAN   SATGAS COVID-19: JIKA PENULARAN KORONA TERUS TERJADI, PELUANG MUTASI COVID-19 MASIH ADA   SATGAS COVID-19: LAPORKAN DIRI KE PUSKESMAS JIKA BERKONTAK ERAT DENGAN PASIEN POSITIF KORONA   SATGAS COVID-19 MINTA SEMUA PIHAK DUKUNG UPAYA PENANGANAN PANDEMI KORONA DI INDONESIA   SATGAS COVID-19: MASKER MAKSIMAL DIGUNAKAN SELAMA 4 JAM, JIKA BASAH ATAU LEMBAB MAKA MASKER HARUS SEGERA DIGANTI   SATGAS COVID-19 SEBUT PENGGUNAAN MASKER TIDAK AKAN KURANGI JUMLAH OKSIGEN YANG MASUK KE DALAM TUBUH   SATGAS COVID-19: JANGAN RISIKOKAN DIRI BUKA MASKER DI RUANG TERTUTUP YANG BANYAK ORANG