Kompas TV internasional kompas dunia

Lonjakan Pasien Covid-19 Tak Tertolong, Krematorium di India Kewalahan

Selasa, 4 Mei 2021 | 09:30 WIB

INDIA, KOMPAS.TV - Lonjakan pasien covid-19 yang tidak tertolong membuat krematorium di India kewalahan.

Proses kremasi jenazah juga dilakukan di luar tempat krematorium yang beroperasi selama 24 jam tanpa henti.

Di sejumlah kota di India para pekerja krematorium terpaksa membangun tumpukan kayu untuk proses kremasi jenazah.

Kremasi dilakukan di ruang terbuka lainnya karena lokasi krematorium sudah penuh.

Baca Juga: Dapat Pujian dalam Pengendalian Covid-19, Situasi India Kini Berbalik 180 Derajat

Di tempat kremasi di Kota Farrukhabad seorang petugas setempat mengatakan penuhnya lokasi kremasi meninggalkan sisa-sisa perlengkapan APD yang belum dibakar.

Pemerintah Inggris mengumumkan bahwa telah mengirimkan seribu ventilator ke India yang dilanda lonjakan tajam kasus infeksi virus corona.

India melaporkan lebih dari ratusan ribu kasus harian covid-19 selama 10 hari lebih secara beruntun.

Menteri Luar Negeri Inggris mengatakan, dukungan dari negaranya akan langsung membantu kebutuhan pasien covid-19 di India.

Penulis : Natasha Ancely





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
00:07
MOTOGP STYRIA AKAN DIGELAR PADA 8 AGUSTUS 2021 TEPAT SEPEKAN SEBELUM MOTOGP AUSTRIA PADA 15 AGUSTUS 2021   MOTOGP 2021 BATAL BERLANGSUNG DI FINLANDIA KARENA PANDEMI DAN DIGANTIKAN OLEH MOTOGP STYRIA   SINGAPURA TERAPKAN "LOCKDOWN" PADA 16 MEI HINGGA PERTENGAHAN JUNI 2021   AS MULAI VAKSINASI ANAK USIA 12-15 TAHUN DENGAN MENGGUNAKAN VAKSIN COVID-19 BUATAN PFIZER   SEBANYAK 21 KRU KAPAL NAVIGASI ADHARA YANG SANDAR DI PELABUHAN BINTAN POSITIF TERINFEKSI COVID-19   KAPOLRES KEBUMEN AKBP PITER YANOTTAMA SEBUT KORBAN LEDAKAN PETASAN DI DESA NGABEAN MEMBUAT MERCON SAMBIL MEROKOK   POLRES KEBUMEN TEMUKAN UNSUR DUGAAN TINDAK PIDANA DALAM KASUS LEDAKAN PETASAN DI DESA NGABEAN   BPBD TANAH BUMBU, KALSEL: LEBIH DARI 2.500 RUMAH TANGGA DI TANAH BUMBU DAN HULU SUNGAI TENGAH TERDAMPAK BANJIR   OBYEK WISATA PANTAI DI PADANG DITUTUP SEMENTARA HINGGA 16 MEI 2021 GUNA CEGAH PENULARAN COVID-19   CANDI MUARO JAMBI DITUTUP SEMENTARA SAMPAI BATAS WAKTU YANG BELUM DITENTUKAN   BUPATI NIAS BARAT KHENOKI WARUWU PASTIKAN TIDAK ADA KERUSAKAN AKIBAT GEMPA BERMAGNITUDO 6,7   SAAT INI, PROGRES PEMBANGUNAN TOL SERANG-PANIMBANG SEKSI 1 SUDAH MENCAPAI 95,24%   KEMENTERIAN PUPR TARGETKAN UJI LAIK FUNGSI TOL SERANG-PANIMBANG SEKSI 1 PADA JUNI 2021   KASATGAS PENYELIDIK KPK HARUN AL RASYID SEBUT UKURAN PENILAIAN TWK TIDAK MASUK AKAL