Kompas TV nasional wawancara

Larangan Mudik dan Pengetatan Perjalanan ke Daerah, Seberapa Efektifkah?

Senin, 3 Mei 2021 | 22:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah telah menyatakan bahwa mudik lebaran tahun dilarang demi mencegah penyebaran virus corona.

Larangan mudik berlaku mulai dari tanggal 6-17 Mei 2021 bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Meski sudah dilarang, sejumlah warga tetap memilih mudik ke kampung halaman lebih awal untuk menghindari larangan mudik yang berlaku pada 6-17 mei.

Calon pemudik memenuhi terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, hingga Minggu (3/5/2021) sudah ada lebih dari 650 pemudik yang meninggalkan ibu kota menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Belasan ribu kendaraan juga terlihat meninggalkan Jakarta pada akhir pekan kemarin.

Jasa marga mencatat lebih dari 14 ribu kendaraan mengantre di gerbang tol Cikampek Utama.

Antrean ini menyebabkan kemacetan panjang hingga malam.

Jelang aturan larangan mudik terpantau sejumlah pemudik dengan berbagai moda transportasi semakin masif melakukan perjalanan mudik ke sejumlah daerah di pulau Jawa dan Sumatera.

Antisipasi apa yang disiapkan pemerintah agar fenomena mudik lebih awal ini tidak berdampak pada penambahan kasus positif Covid-19 di berbagai daerah?

Sejauh ini bagaimana efektivitas aturan larangan mudik dan pembatasan mobilisasi ke berbagai daerah?

Simak pembahasannya bersama Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19, Hery Trianto, serta Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio.

Penulis : Reny Mardika





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:26
PEMERINTAH MALAYSIA PERTIMBANGKAN CAMPUR DUA VAKSIN COVID-19 GUNA TINGKATKAN EFIKASI   KASUS COVID-19 MELONJAK, WALKOT GIBRAN RAKABUMING TUNDA KOMPETISI SEPAK BOLA PIALA WALI KOTA SOLO 2021   PN JAKARTA TIMUR AKAN BACAKAN VONIS TERDAKWA RIZIEQ SHIHAB TERKAIT KASUS HOAKS TES USAP RS UMMI BOGOR PEKAN DEPAN   OTORITAS JASA KEUANGAN (OJK) IMBAU MASYARAKAT WASPADAI LAYANAN PINJAMAN DARING ILEGAL   GUBERNUR ANIES BASWEDAN TERBITKAN PERATURAN KARYAWAN WFH SEBESAR 75 PERSEN DI PERKANTORAN ZONA MERAH DKI   GUBERNUR ANIES BASWEDAN SEBUT KAPASITAS VAKSINASI DI DKI JAKARTA TELAH LEBIH DARI 100.000 ORANG PER HARI   DINKES KABUPATEN KUDUS CATAT 269 TENAGA KESEHATAN DI WILAYAHNYA TERPAPAR VIRUS KORONA   UNIVERSITAS SEBELAS MARET HENTIKAN SELURUH KEGIATAN LUAR JARINGAN SETELAH TIGA DOSEN MENINGGAL KARENA COVID-19   SATGAS: KENAIKAN COVID-19 PASCA-LEBARAN 2021 LEBIH TINGGI YAITU 112,22% DIBANDING TAHUN SEBELUMNYA HANYA 93,11%   SATGAS COVID-19 PREDIKSI KENAIKAN KASUS POSITIF KORONA PASCA-LEBARAN AKAN BERLANGSUNG SELAMA 6 PEKAN   LAYANAN VAKSINASI COVID-19 DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA, DIBATASI 100 ORANG PER HARI   PEMERINTAH BUKA LAYANAN VAKSINASI COVID-19 UNTUK UMUM DI KANTOR KESEHATAN PELABUHAN TANJUNG PRIOK, JAKUT   MENPAN RB TJAHJO KUMOLO SERAHKAN KEBIJAKAN BEKERJA DARI RUMAH KEPADA MASING-MASING KEMENTERIAN DAN LEMBAGA   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO PERKENALKAN GEOPARK RAMANG RAMANG LEWAT SIARAN LANGSUNG DI MEDIA SOSIAL DAN KE LUAR NEGERI