Kompas TV nasional wawancara

Ramai-ramai Curi Start Sebelum Larangan Mudik 6-17 Mei 2021

Senin, 3 Mei 2021 | 22:39 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Pemerintah telah menyatakan bahwa mudik lebaran tahun dilarang demi mencegah penyebaran virus corona.

Larangan mudik berlaku mulai dari tanggal 6-17 Mei 2021 bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali.

Meski sudah dilarang, sejumlah warga tetap memilih mudik ke kampung halaman lebih awal untuk menghindari larangan mudik yang berlaku pada 6-17 mei.

Calon pemudik memenuhi terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, hingga Minggu (3/5/2021) sudah ada lebih dari 650 pemudik yang meninggalkan ibu kota menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Belasan ribu kendaraan juga terlihat meninggalkan Jakarta pada akhir pekan kemarin.

Jasa marga mencatat lebih dari 14 ribu kendaraan mengantre di gerbang tol Cikampek Utama.

Antrean ini menyebabkan kemacetan panjang hingga malam.

Jelang aturan larangan mudik terpantau sejumlah pemudik dengan berbagai moda transportasi semakin masif melakukan perjalanan mudik ke sejumlah daerah di pulau Jawa dan Sumatera.

Antisipasi apa yang disiapkan pemerintah agar fenomena mudik lebih awal ini tidak berdampak pada penambahan kasus positif Covid-19 di berbagai daerah?

Sejauh ini bagaimana efektivitas aturan larangan mudik dan pembatasan mobilisasi ke berbagai daerah?

Simak pembahasannya bersama Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19, Hery Trianto, serta Pengamat Kebijakan Publik, Agus Pambagio.

Penulis : Reny Mardika





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:24
KALAHKAN UKRAINA DI SEMIFINAL PIALA DUNIA PANAHAN, TIM PANAHAN INDONESIA REBUT SATU TIKET KE OLIMPIADE TOKYO 2020   KLHK BENTUK SATUAN PELAKSANAAN, PENGAWASAN, & PENGENDALIAN KAWAL UU CIPTA KERJA BIDANG LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN   KEMENPERIN GENJOT DAYA SAING DAN EKSPOR INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) MAKANAN DAN MINUMAN   WALI KOTA MADIUN MAIDI SEBUT MENKES AKAN MENAMBAH JATAH VAKSIN BAGI KOTA MADIUN   GANDENG KPK, WALI KOTA SEMARANG HENDRAR PRIHADI TEGASKAN KOMITMEN CEGAH DAN BERANTAS KORUPSI   SATGAS BEKASI TINGKATKAN KAPASITAS PELAYANAN PEMERIKSAAN UNTUK MENDETEKSI COVID-19 JADI 5.000 TES PER HARI   KETUA PB IDI INGATKAN BAHAYA VIRUS KORONA VARIAN DELTA BAGI IBU HAMIL, IBU MENYUSUI, DAN ANAK-ANAK   KETUA PB IDI DAENG MUHAMMAD FAQIH: BEBAN NAKES MENINGKAT DRASTIS DI DAERAH DENGAN LONJAKAN KASUS COVID-19   KASUS COVID-19 MELONJAK, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN AJAK WARGA IBU KOTA HABISKAN AKHIR PEKAN DI RUMAH SAJA   KASUS COVID-19 MELONJAK, WALI KOTA DEPOK TINGKATKAN "WORK FROM HOME" DARI 50 MENJADI 70 PERSEN   JUBIR SATGAS COVID-19: BODETABEK DAN BANDUNG RAYA MULAI BISA VAKSINASI WARGA USIA 18 TAHUN KE ATAS   IDI: VIRUS KORONA VARIAN DELTA LEBIH BERBAHAYA, BANYAK MENYERANG ORANG BERUSIA MUDA   DINKES DKI: PASIEN COVID-19 YANG AKAN DIISOLASI DI RUSUN NAGRAK HARUS MELALUI RUJUKAN PUSKESMAS TERLEBIH DAHULU   DINKES DKI: RUSUN NAGRAK DISIAPKAN UNTUK ANTISIPASI LONJAKAN KASUS COVID-19 YANG TERUS TERJADI DI DKI JAKARTA