Kompas TV nasional update corona

Jelang Lebaran, Gubernur Banten Minta Wali Kota dan Bupati Turun Langsung Cegah Kerumunan

Senin, 3 Mei 2021 | 16:10 WIB
jelang-lebaran-gubernur-banten-minta-wali-kota-dan-bupati-turun-langsung-cegah-kerumunan
Gubernur Banten Wahidin Halim saat ditemui di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B) Kota Serang, Rabu (11/3/2020). (Sumber: KOMPAS.COM/ACEP NAZMUDIN)

BANTEN, KOMPAS.TV - Gubernur Banten Wahidin Halim memerintahkan wali kota dan bupati untuk turun langsung mencegah terjadinya kerumunan jelang Hari Raya Idul Fitri.

Wahidin meminta wali koto dan bupati beserta petugas Satgas Covid-19 memantau lokasi yang berpotensi terjadinya kerumunan.

"Saya minta wali kota, bupati turun ke lapangan [cegah kerumunan - red]. Itu kan, tugas Satgas Covid-19 kabupaten/kota," kata Wahidin kepada wartawan di Pendopo Gubernur, Kota Serang, Senin (3/5/2021).

Baca Juga: Pemprov Banten akan Lakukan Pengaturan Obyek Wisata Saat Lebaran

Menurut mantan Wali Kota Tangerang itu, pusat perbelanjaan modern dan tradisonal di Banten sudah dipadati masyarakat yang mencari kebutuhan Lebaran.

"Ini kan ironis masyarakat, banyak yang menganggur, enggak punya duit, tapi tempat [pasar & mall-red] ramai untuk belanja," imbuhnya.

Tapi bukan hanya soal tingginya perilaku belanja di tengah pandemi yang menjadi problem bagi Wahidin, ia hanya khawatir kerumunan yang sama di Pasar Tanah Abang, terjadi di wilayahnya.

Wahidin tak ingin kerumunan yang terjadi di Pasar Tanah Abang, Jakarta, terjadi di Provinsi Banten.

Baca Juga: Sempat Mencapai Lebih dari 100.000 Pengunjung, Ini Kondisi Pasar Tanah Abang Pasca Pengaturan

"Saya minta ke wali kota, bupati melakukan upaya sosialisasi dan pencegahan. Tidak boleh sebenarnya, tapi orang enggak bisa juga [dilarang - red]," ujar Wahidin.

Penulis : Hedi Basri | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19