Kompas TV entertainment selebriti

Baim Wong Pecat Pekerja yang Bangun Rumahnya Usai Diduga Curangi Beli Material

Senin, 3 Mei 2021 | 09:52 WIB
baim-wong-pecat-pekerja-yang-bangun-rumahnya-usai-diduga-curangi-beli-material
Baim Wong (Sumber: (KOMPAS.com/IRA GITA))

JAKARTA, KOMPAS.TV - Sudah berjalan 8 bulan, rumah baru Baim Wong masih belum juga selesai. Merasa ada yang bermasalah dengan pembangunan rumahnya, Baim Wong pun bertindak cepat. 

Baim Wong bersama manajemen konstruksi (MK)  dan orang-orang dari jasa penyedia kontraktor mengadakan rapat di area pembangunan rumahnya. Di sela-sela rapat tersebut, Baim Wong mencurahkan isi hatinya lantaran pembangunan rumahnya tak berjalan mulus.

Baca Juga: Curhat Baim Wong Dikira Penyuka Sesama Jenis Sebelum Nikahi Paula Verhoeven

"Sekarang kita lagi meeting ya, 8 bulan gini-gini aja. Kasihan enggak sih sama gue bosque? Sedih gue juga. Ya begitulah, ini orang sudah lama kerja sama saya, jangan sampai hilang begitu saja (kepercayaan) cuma dengan satu kesalahan," ujar Baim Wong.

Pasalnya, setiap minggu, Baim Wong harus mengeluarkan dana hingga Rp25 juta untuk membayar 39 pekerja.

"Rumah kacau bosque, ini kacau balau. Gimana ini, nggak jadi-jadi. Semua pihak nyalah-nyalahin," kata Baim Wong.

Kemarahan Baim Wong memuncak mengingat ia sudah banyak mengeluarkan biaya demi pembangunan rumah impiannya itu.

Penulis : Ade Indra Kusuma | Editor : Iman Firdaus





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:07
PELATIH ASAL ITALIA, MAURIZIO SARRI, TEKEN KONTRAK BERDURASI DUA TAHUN BERSAMA LAZIO   KEMENPAREKRAF YAKIN PEREKONOMIAN SEKTOR WISATA DAPAT TUMBUH DI TENGAH PANDEMI   ARAB SAUDI PERPANJANG VISA DAN IZIN TINGGAL BAGI EKSPATRIAT YANG TERJEBAK AKIBAT PEMBATASAN PANDEMI   TIONGKOK SIAP BANTU MEMFASILITASI DIALOG DAMAI BAGI MYANMAR   TIONGKOK ENGGAN MENCAMPURI URUSAN DALAM NEGERI LAIN SAAT MENGHADAPI ISU MYANMAR   AS INGIN BEKERJA SAMA DENGAN BEBERAPA NEGARA SEKUTU DI INDO-PASIFIK GUNA BANTU NEGARA KECIL KEPULAUAN DI PASIFIK   DINKES RIAU SELIDIKI INFORMASI VAKSIN COVID-19 YANG RUSAK DAN TERBUANG DI KEPULAUAN MERANTI   PUSKESMAS KAYUMANIS & PUSKESMAS PEMBANTU KENCANA DI KOTA BOGOR DITUTUP SEMENTARA SETELAH 11 NAKES POSITIF KORONA   MUI TENGAH MEMPERSIAPKAN FATWA HALAL ATAU HARAM TRANSAKSI ASET UANG KRIPTO   ANRI: ARSIP NASIONAL HARUS JADI MEMORI KOLEKTIF BANGSA YANG DAPAT DIAKSES OLEH MASYARAKAT   ARSIP NASIONAL RI (ANRI) TARGETKAN DIGITALISASI ARSIP DI SEMUA JENJANG INSTANSI PEMERINTAH RAMPUNG PADA 2024   GARUDA INDONESIA BELUM MEMBAYAR TUNJANGAN GAJI KARYAWAN RP 327,93 MILIAR   KEMENDIKBUD-RISTEK SEBUT DANA BOS DAPAT DIOPTIMALKAN PENGGUNAANNYA UNTUK PERSIAPAN BELAJAR TATAP MUKA TERBATAS   SATGAS COVID-19: PULAU JAWA BERKONTRIBUSI TERHADAP 52,4% KASUS COVID-19 SECARA NASIONAL