Kompas TV nasional wawancara

Guru Besar: Uji Materi UU KPK Tak Libatkan Publik

Minggu, 2 Mei 2021 | 23:20 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kualitas pemberantasan korupsi oleh KPK dinilai menurun dan semakin melemah.

Pelemahan KPK dan pemberantasan korupsi  disebut sebagai dampak dari undang-undang KPK nomor 19 tahun 2019, hasil revisi kedua UU KPK.

Sedikitnya 51 guru besar dari berbagai perguruan tinggi menyurati hakim Mahkamah Konstitusi mengabulkan uji materi UU KPK.

Baru-baru ini publik dikejutkan terbongkarnya sejumlah kasus di internal KPK seperti pencurian barang bukti berupa emas batangan.

Lalu ada pula kasus suap dari tersangka korupsi kepada penyidik KPK yang juga sudah ditahan.

Sebelumnya anggota Komisi III DPR fraksi P3 Arsul Sani menyebut penguatan dewan pengawas KPK lewat revisi ketiga masih dibutuhkan.

Arsul sani menyoroti fungsi dewan pengawas KPK yang sebaiknya memiliki unit intelijen.

Proses pengesahan revisi UU KPK yang singkat di DPR tahun 2019 lalu membuat publik menilai pelemahan KPK semakin luas.

Uji materi undang-undang KPK hasil revisi di Mahkamah Konstitusi pun terus bergulir sejak saat itu.

Dukungan Koalisi Guru Besar Anti Korupsi terhadap uji materi undang-undang KPK di Mahkamah Konstitusi menjadi salah satu penanda bahwa ada yang dianggap salah dengan undang undang KPK ini.

Benarkah uji materi di MK akan kembali memberi harapan terhadap penguatan lembaga anti rasuah?

Simak dialognya bersama Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Azzyumardi Azra, dan anggota Komisi III DPR fraksi P3, Arsul Sani.

Penulis : Reny Mardika





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:54
KALAHKAN UKRAINA DI SEMIFINAL PIALA DUNIA PANAHAN, TIM PANAHAN INDONESIA REBUT SATU TIKET KE OLIMPIADE TOKYO 2020   SEBANYAK 400 JADWAL PENERBANGAN DI BANDARA BAO’AN, SHENZHEN, TIONGKOK, DIBATALKAN AKIBAT KASUS COVID-19 BARU   LONGSOR TERJADI DI KECAMATAN SENDANG, TULUNGAGUNG, 171 HEKTAR LAHAN PERTANIAN DAN 2 JARINGAN IRIGASI RUSAK   BMKG PREDIKSI WILAYAH DKI JAKARTA DIGUYUR HUJAN LEBAT DISERTAI KILAT DI SIANG HARI   DISHUB DKI HENTIKAN SEMENTARA UJI COBA LINTASAN “ROAD BIKE” DI JALAN LAYANG NON-TOL KAMPUNG MELAYU-TANAH ABANG   SATPOL PP DKI TUTUP DUA RESTORAN DAN TIGA KEDAI KOPI DI JAKARTA PUSAT KARENA LANGGAR PPKM MIKRO   POLDA LAMPUNG TANGKAP 140 ORANG TERKAIT DUGAAN TINDAK PREMANISME DAN PUNGUTAN LIAR   POLDA SUMSEL DAN BEA CUKAI PALEMBANG GAGALKAN PENYELUNDUPAN EKSPOR BENUR ILEGAL KE MALAYSIA   POLDA SUMATERA UTARA BENTUK TIM GABUNGAN GUNA USUT TUNTAS KASUS MENINGGALNYA JURNALIS MARA SALEM   KAPOLDA SUMUT IRJEN PANCA PUTRA SIMANJUNTAK SAMPAIKAN DUKA CITA ATAS MENINGGALNYA JURNALIS MARA SALEM   KETUA DPRD TOLIKARA SONNY WANIMBO BANTAH TERLIBAT PENDANAAN JUAL BELI SENJATA KELOMPOK TERORIS DI PAPUA   KETUA DPD LA NYALLA MATTALITTI MINTA POLRI USUT TUNTAS KASUS PENEMBAKAN JURNALIS MARA SALEM   PT KAI COMMUTER SEBUT MULAI BESOK SENIN, 21 JUNI 2021, PENUMPANG KRL JABODETABEK AKAN DITES COVID-19 SECARA ACAK   KOMISI II DPR MINTA SRI SULTAN HAMENGKU BUWONO X KOORDINASI KE PEMERINTAH PUSAT SOAL “LOCKDOWN” YOGYAKARTA