Kompas TV klik360 internasional

Seputar Festival Keagamaan Kumbh Mela yang Diduga Jadi Pemicu Lonjakan Covid-19 di India

Minggu, 2 Mei 2021 | 15:10 WIB

NEW DELHI, KOMPAS.TV – Festival Keagamaan Kumbh Mela di India diduga menjadi salah satu penyebab lonjakan kasus Covid-19 di India.

Pada Sabtu, 1 Mei 2021 kasus harian Covid-19 di India mencapai lebih dari 400 ribu kasus. Sementara, kematian akibat Corona di India sebanyak 3.523 kasus.

Festival Kumbh Mela atau Festival Kendi merupakan ritual paling suci dalam agama Hindu. Umat Hindu berkumpul di kota utara Haridwar dan mandi di air Sungai Gangga.

Baca Juga: Ilmuwan India Temukan Mutasi Virus Covid-19 yang Dapat Menghindari Respons Kekebalan

Mereka meyakini dengan mandi di air Sungai Gangga ini akan dapat membebaskan mereka dari dosa-dosa.

Pada 11 April 2021, sedikitnya 5 juta orang mengikuti kegiatan ini. Mereka tak menggunakan masker dan tak menjaga jarak.

Festival keagamaan ini dirayakan 4 kali dalam 12 tahun di 4 tempat yang berbeda.

Setelah adanya festival ini, satu hari kemudian India mengalami lonjakan kasus Corona yang luar biasa. Dalam satu hari, pada 12 April 2021 India melaporkan lebih dari 2.000 kasus Covid-19 dalam sehari. Seiring waktu kemudian, kasus Corona di India melonjak tajam dan menyebabkan warganya kesulitan untuk mendapatkan tempat tidur rumah sakit, oksigen dan tempat kremasi jenazah penuh.

Video Editor: Vila Randita

Penulis : Sadryna Evanalia





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:25
KOMITE OLIMPIADE INDONESIA TIDAK INGIN PERGELARAN SEA GAMES 2021 DI VIETNAM DITUNDA   HARGA JUAL EMAS PT ANTAM BERADA DI ANGKA RP 960.000 PER GRAM   PEMERINTAH INDONESIA-PERANCIS PERKUAT KERJA SAMA PERIKANAN DI HARI LAUT SEDUNIA   PEMKOT TANGERANG SELATAN AKAN PERKETAT PENGAWASAN PEMANFAATAN DANA HIBAH SEUSAI KASUS KORUPSI KONI TERUNGKAP   REVISI BERKAS “UNLAWFUL KILLING” YANG DISELESAIKAN BARESKRIM POLRI SUDAH DISERAHKAN KE KEJAKSAAN AGUNG   PENYIDIK BARESKRIM POLRI SELESAIKAN REVISI BERKAS PERKARA “UNLAWFUL KILLING” TERHADAP 4 LASKAR FPI   SATGAS COVID-19 MENDUGA LONJAKAN KASUS DI BANGKALAN, JAWA TIMUR, AKIBAT MUTASI BARU VIRUS KORONA   KOMISI X DPR RI KRITISI PELAKSANAAN VAKSINASI TENAGA PENDIDIK YANG BELUM SESUAI TARGET JELANG BELAJAR TATAP MUKA   KEMENKES TUNGGU HASIL UJI KLINIS FASE III DARI WHO SOAL VAKSIN SINOVAC UNTUK ANAK-ANAK   MENKES SEBUT JUMLAH MURID YANG HADIR SAAT PEMBELAJARAN TATAP MUKA MAKSIMAL 25 PERSEN DARI TOTAL PESERTA DIDIK   MENKES: PEMBELAJARAN TATAP MUKA (PTM) TIDAK BOLEH MELEBIHI 2 HARI DALAM SEMINGGU   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN INGATKAN PEMBELAJARAN TATAP MUKA PADA JULI 2021 HARUS DILAKSANAKAN DENGAN HATI-HATI   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO MENDAPAT SUNTIKAN DOSIS PERTAMA VAKSIN COVID-19 ASTRAZENECA HARI INI   MENPAREKRAF SANDIAGA UNO SEBUT “WORK FROM BALI” AKAN DIMULAI JULI 2021