Kompas TV regional viral

Dalang dan Penyebar Isu Aksi Babi Ngepet di Depok Akhirnya Ditangkap Polisi

Jumat, 30 April 2021 | 04:31 WIB

DEPOK, KOMPAS.TV - Polisi menangkap pengarang sekaligus penyebar berita palsu soal babi ngepet, yang belakangan viral di media sosial.

Alasan pelaku merekayasa cerita adalah ingin menjadi terkenal.

Inilah babi yang diisukan sebagai makhluk jelamaan atau babi ngepet oleh warga Depok, dan ditangkap Selasa (27/04) dini hari lalu, di Kampung Bedahan, Sawangan.

Sebelumnya, warga Bebedahan dan sekitarnya mengaku kehilangan uang satu juta sampai dua juta rupiah setiap Senin malam dan Jumat malam.

Namun setelah videonya viral dan menyebabkan kerumunan dan keresahan warga, polisi menyelidiki penemuan babi ngepet ini.

Hasilnya, cerita babi negepet adalah rekayasa warga bernama Adam Ibrahim, yang bersama delapan temannya, beraksi seolah-olah menangkap sang babi. 

Perekayasa isu babi ngepet di Depok, terbukti merencanakan cerita agar terkenal.

Adam Ibrahim bersama delapan temannya mengumpulkan uang dan membeli seekor anak babi hutan seharga 900 ribu rupiah dan ongkos kirim ke Depok d 200 ribu rupiah.

Selanjutnya, Adam Ibrahim merekayasa kejadian warga yang kehilangan uang selama ini di kampung bedahan, karena ada babi ngepet.

Pelaku dan teman-temannya kemudian menangkap babi, dengan harapan bisa dikenal sebagai penyelamat warga kampung.  

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


SINAU

Kenapa Orang Jepang Suka Tidur di Lantai ?

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 19:10 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
19:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19