Kompas TV klik360 cerita indonesia

Terungkap! Ini Penjelasan Polisi Soal Babi Ngepet Hasil Rekayasa di Depok

Kamis, 29 April 2021 | 17:25 WIB

DEPOK, KOMPAS.TV - Kapolres Metro Depok Kombes Pol Imran Edwin Siregar menjelaskan penangkapan pelaku yang merekayasa kasus babi ngepet yang viral di Depok.

Menurut Imran, pelaku membuat cerita babi ngepet agar menjadi terkenal di lingkungan tempat tinggalnya sebagai tokoh masyarakat.

"Adam Ibrahim telah berbohongd an mengaku melakukan penipuan dengan maksud untuk menjadi terkenal dan agar pengikuti majelis taklimnya bertambah," demikian dalam rilis Polres Metro Depok, Kamis (29/4/2021).

Bahkan, untuk merekayasa cerita babi ngepet, pelaku yang berinisial AI bersama temannya membeli seekor babi dengan harga Rp 900.000.

“Jadi berita yang viral tiga hari ini itu (babi ngepet) adalah bohong. Dia merekayasa semua dengan membeli seekor babi seharga Rp900 ribu. Mengarang cerita seolah-olah babi ngepet itu benar padahal tidak, itu adalah bohong, tidak benar,” kata Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Imran Ewdin Siregar pada Kamis (29/4/2021).

Video editor: Faqih

Baca Juga: Babi Ngepet yang Viral Ternyata Palsu, Pelaku Fitnah Ditangkap Polisi

Penulis : Laura Elvina

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:41
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19