Kompas TV nasional berita utama

Penyebab KRI Nanggala-402 Tenggelam, Bukan Karena Black Out, Mati Listrik dan Human Error

Senin, 26 April 2021 | 17:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Masyarakat Indonesia sedang berduka karena kehilangan 53 orang terbaiknya selaku putra bangsa.

Mereka adalah patriot bangsa yang menjaga laut dalam KRI Nanggala-402.

Dilansir dari kontan.co.id (artikel terbit pada 26/4), TNI AL meyakini bahwa peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala-402 bukan karena human error, black out, maupun mati listrik.

Laksamana Yudo Margono, selaku Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL TNI), mengatakan pada saat konferensi pers di Badung, Bali bahwa hal ini terjadi karena kondisi alam. 

Berdasarkan sejumlah laporan awal, kapal buatan Jerman ini sudah berlaku sesuai prosedur saat menyelam.

Laksamana Yudo juga meyakini, bahwa tidak ada kelalaian manusia dalam proses menyelam, karena ada laporan penyelaman.

Selanjutnya, Kasal Yudo Margono juga meyakini, bahwa KRI Nanggala-402 telah siap melaksanakan perannya untuk bertempur dan menyelam.

Saat ia menyelam, diketahui lampu juga menyala semua, yang artinya tidak ada black out

Namun, Laksamana Yudo Margono membutuhkan investigasi dan penanganan lebih lanjut mengenai insiden tenggelamnya KRI Nanggala-402 ini, oleh karena itu, mereka menunggu untuk diangkatnya badan kapal ke permukaan.

 

Video Editor: Faqih F

Penulis : Angela Winda





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:58
PEBALAP MOTOGP VALENTINO ROSSI AKAN PUTUSKAN MASA DEPAN KARIR BALAPNYA SETELAH GP BELANDA   PRESIDEN KLUB PERSIJA MOHAMAD PRAPANCA SEBUT NAMA PELATIH BARU PERSIJA AKAN DIUMUMKAN PADA AWAL JUNI 2021   MUSEUM MUSEE D'ORSAY DI PARIS, PERANCIS, BERSIAP BUKA KEMBALI SETELAH 6 BULAN DITUTUP KARENA PANDEMI COVID-19   SATGAS NEMANGKAWI TELAH MEMETAKAN KKB DI PAPUA, JUMLAH ANGGOTA KKB MENCAPAI 150 ORANG   MENKO POLHUKAM MAHFUD MD AKUI KONFLIK DI PAPUA SUDAH LAMA DAN TAK KUNJUNG SELESAI HINGGA SAAT INI   MENKO POLHUKAM TEKANKAN PEMERINTAH HANYA MEMBURU TERORIS, BUKAN ORGANISASI ATAUPUN RAKYAT ASLI PAPUA   MENKO POLHUKAM TEGASKAN PEMERINTAH TAK PERNAH BERPIKIR BERLAKUKAN DARURAT SIPIL/MILITER ATASI KONFLIK DI PAPUA   KETERISIAN RUANG ISOLASI PASIEN COVID-19 DI PALEMBANG NAIK 59,6% SEUSAI LIBUR LEBARAN   LAPAN: "SUPER BLOOD MOON" DAPAT DISAKSIKAN DI SELURUH INDONESIA DARI ARAH TIMUR-TENGGARA   LAPAN SEBUT FENOMENA "SUPER BLOOD MOON" TERJADI 195 TAHUN SEKALI   LAPAN: FENOMENA ASTRONOMI LANGKA GERHANA BULAN TOTAL “SUPER BLOOD MOON” AKAN TERJADI PADA 26 MEI 2021   GURU BESAR FH UGM SIGIT RIYANTO MINTA KPK, KEMENPAN RB, DAN BKN SEGERA SELESAIKAN ALIH STATUS PEGAWAI KPK JADI ASN   PRESIDEN JOKOWI: WHO TELAH MENYATAKAN MASKER MAMPU MELINDUNGI SESEORANG DARI PENULARAN VIRUS HINGGA 95%   PRESIDEN JOKOWI MINTA KEPALA DAERAH TEKANKAN PENTINGNYA PENGGUNAAN MASKER KEPADA SEMUA WARGA