Kompas TV nasional gelar perkara

Waspada! Marak Aksi Koboi Jalanan Imbas dari Penjualan Senjata Api Ilegal di Toko Online

Minggu, 25 April 2021 | 23:41 WIB

KOMPAS.TV - Aksi penembakan koboi jalanan, akhir-akhir ini semakin marak.

Aksi tersebut tidak hanya menimbulkan keresahan, tetapi juga sudah mengancam keselamatan bahkan menimbulkan ketakutan.

Tak hanya di Jakarta, namun aksi ini rupanya juga terjadi di Bandung, Jawa Barat.

Pelaku berinisial akhirnya diamankan polisi kurang dari 24 jam. Dirinya mengaku mendapatkan senjata dari toko online.

Tim Gelar Perkara, mengkonfirmasi kepada polisi bagaimana aksi ini bisa terjadi.

Polisi menyebut jika pelaku kesal dan sakit hati, lantaran salah satu pegawainya dianiaya oleh seorang warga.

Dari pengakuan pelaku, dirinya kesal dan langsung membawa senjata pistol air gun untuk mencari warga yang menganiaya pegawainya.

Walaupun saat ini pelaku tidak ditahan, ER diminta untuk wajib lapor ke Polsek Babakan Ciparay sebanyak 2 kali dalam 1 minggu, selama proses penyelidikan.

Menurut Pengamat Sosial, aksi koboi jalanan belakangan muncul karena banyaknya stigma, menggunakan senjata adalah solusi menyelesaikan masalah.

Apalagi, saat ini senjata dapat dengan mudah dibeli secara ilegal.

Mengantisipasi hal itu, Polda Metro Jaya akan mengintensifkan kembali razia senjata api.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, razia tersebut tidak hanya dilakukan di jalanan, tetapi juga menyasar toko-toko penjualan senjata. Ia mengatakan, razia tersebut tidak hanya menyasar senjata api, tetapi juga senjata seperti airsoft gun dan air gun ilegal.

Penulis : Anjani Nur Permatasari





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:23
KALAHKAN UKRAINA DI SEMIFINAL PIALA DUNIA PANAHAN, TIM PANAHAN INDONESIA REBUT SATU TIKET KE OLIMPIADE TOKYO 2020   KLHK BENTUK SATUAN PELAKSANAAN, PENGAWASAN, & PENGENDALIAN KAWAL UU CIPTA KERJA BIDANG LINGKUNGAN HIDUP & KEHUTANAN   KEMENPERIN GENJOT DAYA SAING DAN EKSPOR INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) MAKANAN DAN MINUMAN   WALI KOTA MADIUN MAIDI SEBUT MENKES AKAN MENAMBAH JATAH VAKSIN BAGI KOTA MADIUN   GANDENG KPK, WALI KOTA SEMARANG HENDRAR PRIHADI TEGASKAN KOMITMEN CEGAH DAN BERANTAS KORUPSI   SATGAS BEKASI TINGKATKAN KAPASITAS PELAYANAN PEMERIKSAAN UNTUK MENDETEKSI COVID-19 JADI 5.000 TES PER HARI   KETUA PB IDI INGATKAN BAHAYA VIRUS KORONA VARIAN DELTA BAGI IBU HAMIL, IBU MENYUSUI, DAN ANAK-ANAK   KETUA PB IDI DAENG MUHAMMAD FAQIH: BEBAN NAKES MENINGKAT DRASTIS DI DAERAH DENGAN LONJAKAN KASUS COVID-19   KASUS COVID-19 MELONJAK, GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN AJAK WARGA IBU KOTA HABISKAN AKHIR PEKAN DI RUMAH SAJA   KASUS COVID-19 MELONJAK, WALI KOTA DEPOK TINGKATKAN "WORK FROM HOME" DARI 50 MENJADI 70 PERSEN   JUBIR SATGAS COVID-19: BODETABEK DAN BANDUNG RAYA MULAI BISA VAKSINASI WARGA USIA 18 TAHUN KE ATAS   IDI: VIRUS KORONA VARIAN DELTA LEBIH BERBAHAYA, BANYAK MENYERANG ORANG BERUSIA MUDA   DINKES DKI: PASIEN COVID-19 YANG AKAN DIISOLASI DI RUSUN NAGRAK HARUS MELALUI RUJUKAN PUSKESMAS TERLEBIH DAHULU   DINKES DKI: RUSUN NAGRAK DISIAPKAN UNTUK ANTISIPASI LONJAKAN KASUS COVID-19 YANG TERUS TERJADI DI DKI JAKARTA