Kompas TV nasional wawancara

Sejumlah Kabar Sebut Pelurus Tabung Torpedo Ditemukan, Eks KKM Nanggala-402: Tidak Mungkin

Minggu, 25 April 2021 | 13:44 WIB

JAKARTA, KOMPS.TV - Setelah pencarian selama 72 jam, Kapal Selam KRI Nanggala-402 dinyatakan tenggelam.

Pernyataan tersebut setelah temuan tumpahan minyak dan serpihan kapal.

Sejumlah benda dari dalam kapal selam itu pun ditemukan, di antaranya pipa pendingin, pelumas periskop kapal selam, alas shalat milik ABK, spone untuk penahan panas di dalam kapal selam, dan peluru tabung torpedo.

Mantan Kepala Kamar Mesin (KKM) Kapal Selam KRI Nanggala-402 Laksamana Muda TNI Purnawirawan Frans Wuwung mengatakan, tidak mungkin pelurus tabung torpedo timbul dan ditemukan begitu saja, karena alat tersebut sangat keras dan terbuat dari besi.

Frans menyampaikan, bila kapal tenggelam sampai kedalaman 800 meter atau lebih pasti akan terjadi destruksi kerusakan kapal.

Kapal Selam KRI Nanggala-402 diperkirakan tenggelam dan berada di posisi 800 meter dibawah permukaan laut.

Menanggapi hal tersebut Pakar Kelautan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) Wisnu Wardhana menyebut, kapal yang berumur 40 tahun diperkirakan kemampuan selam tidak akan lebih dari 200 meter.                                                           

Penulis : Natasha Ancely





BERITA LAINNYA


Beranda Islami

Murottal Al Baqarah 153 - 158

Minggu, 25 April 2021 | 13:16 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
13:46
MENRISTEK BAMBANG BRODJONEGORO: TEKNOLOGI LISTRIK YANG GUNAKAN PEMBANGKIT ENERGI SAMPAH HARUS TERUS DIKEMBANGKAN   SATGAS INGATKAN WARGA DISIPLIN PROTOKOL KESEHATAN MESKI SUDAH DIVAKSIN COVID-19    MENKO PEREKONOMIAN AIRLANGGA HARTARTO: DARI 60 JUTA PELAKU UMKM, BARU 13 PERSEN YANG TERDIGITALISASI   SATGAS: TES COVID-19 DENGAN GENOSE SUDAH TERSEDIA DI 12 BANDARA   KETUA SATGAS DONI MONARDO: KEPULANGAN PERANTAU KE KAMPUNG HALAMAN MENINGKATKAN KASUS COVID-19   SATGAS: TIDAK MUDIK LINDUNGI KELUARGA DI KAMPUNG HALAMAN DARI COVID-19   MENTERI KETENAGAKERJAAN TEGASKAN BERKOMITMEN MEMBERI PERLINDUNGAN TERHADAP PEKERJA PEREMPUAN    POLISI WASPADAI TRAVEL GELAP YANG ANGKUT PEMUDIK KE JAWA BARAT   WAKIL KETUA DPR AZIS SYAMSUDDIN MINTA MENPAN RB TINDAK TEGAS ASN YANG TERBUKTI BERAFILIASI DENGAN JARINGAN TERORIS    LARANGAN MUDIK LEBARAN, POLDA JAWA BARAT AWASI JALUR ALTERNATIF CEGAH PEMUDIK   KLHK TERUS LAKUKAN AKSELERASI UNTUK MENCAPAI TARGET PENGELOLAAN SAMPAH 100 PERSEN PADA 2025   KLHK MINTA MASYARAKAT BERKONTRIBUSI DALAM USAHA MENJAGA LINGKUNGAN DENGAN KURANGI TIMBUNAN SAMPAH   MENKO PMK: OBYEK WISATA LOKAL DIPERBOLEHKAN TETAP BEROPERASI DI SAAT LARANGAN MUDIK UNTUK SEIMBANGKAN EKONOMI   KEMENKOMINFO DORONG PEREMPUAN INDONESIA UNTUK BERINOVASI MEMANFAATKAN TEKNOLOGI DIGITAL