Kompas TV kolom catatan jurnalis

Tak Ada yang Lebih Berbahaya daripada Menjadi Kru Kapal Selam

Sabtu, 24 April 2021 | 22:26 WIB
tak-ada-yang-lebih-berbahaya-daripada-menjadi-kru-kapal-selam
Kapal selam KRI Nanggala-402 buatan tahun 1952 saat latihan Pratugas Satgas Operasi Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Maphilindo 2017 di Laut Jawa, Jumat (20/1/2017). (Sumber: Antara via Kompas.com)

Oleh: Martian Damanik, Executive Producer KompasTV

Kalau Anda suka film perang, tentulah tak asing dengan film tentang kisah heroik kapal selam. Ya, selain tentang operasi pasukan khusus atau pertempuran melawan teroris, cerita kehebatan awak kapal selam sudah naik ke layar lebar sejak dulu. Beberapa di antaranya U-571, The Hunt for Red October, Crimson Tide atau Hunter Killer.

Dalam film-film tersebut dikisahkan prajurit kapal selam hidup dalam ruangan yang terbatas, saling berbagi oksigen dan berada di bawah laut, berhari-hari bahkan dalam hitungan tahun.

Bukan cuma kuat secara fisik serta menguasai teknologi kapal, seorang prajurit kapal selam tentulah memiliki mental dan kejiwaan yang sangat baik.

Dalam dunia nyata tidak banyak yang dapat mendokumentasikan bagaimana sebenarnya hidup dalam kapal selam atau bagaimana awak kapal selam ketika melakukan operasi bawah laut.

Soal nyali tidak usah ditanya, awak kapal selam harus siap untuk “hilang” dalam tugas.

Bagaimana tidak, kapal selam didesain untuk sulit dideteksi, agar dapat melaksanakan tugas dan operasinya dengan senyap.

Penulis : Hariyanto Kurniawan





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
22:26
PRESIDEN JOKOWI: ASEAN CAPAI KONSENSUS KONFLIK MYANMAR   PRESIDEN JOKOWI: KEKERASAN DI MYANMAR HARUS DIHENTIKAN, PERDAMAIAN HARUS SEGERA DIKEMBALIKAN   SEBANYAK 395 KENDARAAN DARI BOGOR DAN JAKARTA DIMINTA PUTAR BALIK DI TOL CILEUNYI DAN SOROJA   KERUGIAN NEGARA AKIBAT KORUPSI PROYEK KONSTRUKSI JALAN NASIONAL DI LAMPUNG MENCAPAI RP 65 MILIAR   LIMA ORANG DITETAPKAN JADI TERSANGKA DALAM KASUS DUGAAN KORUPSI PROYEK KONSTRUKSI JALAN NASIONAL DI LAMPUNG   KPK SEBUT AZIS SYAMSUDDIN PERINTAHKAN AJUDAN HUBUNGI PENYIDIK STEPANUS UNTUK DATANG KE RUMAH DINAS   JADI TERSANGKA KASUS SUAP, WALI KOTA TANJUNG BALAI M SYAHRIAL MINTA MAAF DAN JANJI KOOPERATIF KE KPK   KPK TAHAN WALI KOTA TANJUNG BALAI M SYAHRIAL DI RUTAN KPK   KPK PASTIKAN TETAP USUT DUGAAN KORUPSI JUAL BELI JABATAN DI PEMKOT TANJUNG BALAI, SUMATERA UTARA   KASAL LAKSAMANA YUDO MARGONO: KRI NANGGALA-402 DIDUGA MENGALAMI KERETAKAN, BUKAN LEDAKAN   TNI AL TELAH MENERJUNKAN 16 KRI DAN 5 PESAWAT UNTUK MENCARI KRI NANGGALA-402   KASAL LAKSAMANA YUDO MARGONO: OKSIGEN KRI NANGGALA-402 BISA UNTUK 5 HARI JIKA TIDAK DALAM KONDISI "BLACKOUT"   PANGLIMA TNI: TUMPAHAN MINYAK DAN SERPIHAN DITEMUKAN, BUKTI FASE TENGGELAM KRI NANGGALA-402   KRI NANGGALA-402 MASUK FASE "SUBSUNK", EVAKUASI MEDIS DISIAPKAN