Kompas TV internasional kompas dunia

Personil Polisi Perempuan Tewas Ditikam di Dalam Kantor Polisi di Prancis, Pelaku Ditembak Mati

Sabtu, 24 April 2021 | 02:40 WIB
personil-polisi-perempuan-tewas-ditikam-di-dalam-kantor-polisi-di-prancis-pelaku-ditembak-mati
Sejumlah personil polisi tampak mengamankan lokasi kejadian menyusul serangan penikaman yang menewaskan seorang personil polisi perempuan di dalam kantor polisi di Rambouillet, di barat-daya Paris, Prancis, Jumat (23/4/2021). (Sumber: Clement Lanot via AP)

PARIS, KOMPAS.TV – Seorang personil polisi perempuan ditikam hingga tewas di dalam kantor polisi di dekat kastil Rambouillet yang bersejarah di luar kota Paris, Prancis pada Jumat (23/4/2021). Polisi segera menembak mati pelaku di lokasi kejadian.

Jaksa penuntut segera membuka penyelidikan atas kasus terorisme ini. Jaksa penuntut anti terorisme Jean-Francois Ricard menyatakan, pihaknya mengambil alih penyelidikan tersebut karena sejumlah hal, yakni pelaku telah mengintai kantor polisi tersebut, pernyataan pelaku selama penyerangan dan karena pelaku menyasar petugas polisi.

Baca Juga: Kebohongan Murid Jadi Penyebab Kasus Guru di Prancis yang Dipenggal Tahun Lalu karena Karikatur Nabi

Tidak disebutkan identitas atau motif pelaku penikaman. Media Prancis mengidentifikasi pelaku sebagai warga Prancis kelahiran Tunisia berusia 37 tahun yang sebelumnya tidak memiliki catatan kriminal maupun radikalisme.

Perdana Menteri Prancis Jean Castex berjanji dan bertekad untuk memerangi segala bentuk aksi terorisme. Dalam beberapa tahun belakangan, sejumlah ekstremis Islam dan lainnya telah melakukan serangan teror di Prancis, termasuk yang menargetkan polisi.

Baca Juga: Pemenggalan dan Penusukan di Nice, Prancis Tingkatkan Status Ancaman Keamanan ke Level Tertinggi

Melansir The Associated Press, Jumat (23/4/2021), personil polisi yang tewas terbunuh tersebut merupakan seorang pegawai administrasi berusia 49 tahun yang bekerja bagi badan polisi nasional.

“Polisi adalah simbol republik. Mereka adalah Prancis,” kata Valerie Pecresse, presiden kawasan Paris pada para wartawan di lokasi kejadian. “Wajah Prancis menjadi target serangan.”

Baca Juga: Mengejutkan, Pemenggalan Guru Sejarah di Paris Ternyata Libatkan 2 Siswa SMP

Serangan ini terjadi di barat-daya Paris, tepat di dalam kantor polisi di kawasan pemukiman yang tenang di kota Rambouillet, sekitar 750 meter dari sebuah kompleks kerajaan yang terkadang digunakan untuk acara negosiasi perdamaian internasional. Polisi segera mengamankan lokasi kejadian.

Penulis : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19