Kompas TV internasional kompas dunia

Bulan Suci Ramadan, Raja Yordania Bebaskan 16 Pejabat yang Ditahan Terkait Tuduhan Konspirasi

Jumat, 23 April 2021 | 02:46 WIB
bulan-suci-ramadan-raja-yordania-bebaskan-16-pejabat-yang-ditahan-terkait-tuduhan-konspirasi
Raja Abdullah II dari Yordania saat memberikan pidato dalam pelantikan parlemen ke-19 di Amman, Yordania. Foto diambil pada 10 Desember 2020. (Sumber: Yousef Allan/The Royal Hashemite Court via AP, File)

AMMAN, KOMPAS.TV – Yordania membebaskan 16 orang yang ditahan sejak awal bulan ini atas tuduhan konspirasi terkait seorang mantan putra mahkota Yordania. Pembebasan ini dilakukan atas permintaan Raja Abdullah II untuk menghormati bulan suci Ramadan.

Seluruh 16 tahanan tersebut, termasuk sejumlah pemimpin suku dan mantan pejabat senior, ditangkap karena dituding terkait aksi konspirasi yang didukung pihak asing. Sebelumnya, pihak berwenang Yordania menempatkan Pangeran Hamzah, saudara tiri raja, dalam tahanan rumah.

Pangeran Hamzah yang merupakan sekutu dekat negara Barat, menolak terlibat dalam konspirasi apapun dan balik menuding pihak berwenang berupaya membungkam aksi kritisnya menyoroti korupsi dan pemerintah yang tak kompeten di Yordania.  

Baca Juga: Tuduh Pemimpin Yordania Korupsi dan Tak Kompeten, Mantan Putra Mahkota Dihukum Tahanan Rumah

Sementara itu, dua orang yang ditangkap, yakni mantan pejabat senior kerajaan Bassem Awadallah dan Sharif Hassan bin Zaid, masih tetap ditahan.

Wafaa Bani Mustafa, mantan anggota parlemen Yordania yang menghadiri pertemuan dengan raja pada Kamis (22/4/2021) menyatakan bahwa ke-16 orang tersebut dibebaskan agar dapat menghabiskan waktu bersama keluarga mereka selama bulan suci Ramadan.

Menurut Bani Mustafa, mereka yang dibebaskan belum mendapat pengampunan dari kerajaan.

Lebih lanjut ia menyatakan, raja tidak menyebut nama Pangeran Hamzah, lantaran perselisihan itu telah diselesaikan dalam lingkungan keluarga kerajaan.

Baca Juga: Kunjungan PM Israel ke Uni Emirat Arab Dibatalkan Karena Konflik dengan Yordania

Sang raja Yordania meminta pihak berwenang membebaskan mereka yang ditahan – beberapa berasal dari suku berpengaruh yang telah berjasa terhadap Kerajaan Yordania secara historis – menyusul petisi pembebasan dari para kerabat mereka.

Penulis : Vyara Lestari | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Polisi Kembali Cek TKP Pembunuhan Subang

Minggu, 19 September 2021 | 00:31 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
02:42
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19