Kompas TV nasional kriminal

Sekuriti Tusuk PSK Usai Kencan karena Kesal Ditagih Bayar Sewa, Pelaku Hanya Mampu Bayar Setengah

Kamis, 22 April 2021 | 20:17 WIB
sekuriti-tusuk-psk-usai-kencan-karena-kesal-ditagih-bayar-sewa-pelaku-hanya-mampu-bayar-setengah
Ilustrasi: pisau penusukan pembunuhan tusuk (Sumber: Shutterstock)

TANGERANG SELATAN, KOMPAS TV - Seorang perempuan diduga pekerja seks komersial (PSK) ditusuk oleh sekuriti di Apartemen Green Lake View, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin menjelaskan, pelaku penusukan merupakan sekuriti berinisial DC (28). Sedangkan korban berinisial M (27).

Baca Juga: Iming-Iming Ponsel, Anak Di Bawah Umur Dijadikan PSK

Sebelum melakukan penusukan, Iman mengatakan, pelaku DC sudah mempersiapkan senjata tajam jenis pisau sebelum berkencan.

"Sudah dipersiapkan oleh tersangka," kata Iman dalam konferensi persnya pada Kamis (22/4/2021), dikutip dari Kompas.com.

Kendati demikian, Iman menyebut penyidik sampai saat ini tidak menemukan adanya unsur pembunuhan berencana yang dilakukan oleh tersangka dalam kasus tersebut.

"Kalau untuk pembunuhan berencana penyidik belum menemukan fakta hukum yang mengarah ke sana," ucap Iman.

Baca Juga: Barisan PSK di Brasil Lakukan Demo: Kami Harus Mendapatkan Prioritas Vaksin Covid-19

Menurut Iman, DC mengaku membawa pisau tersebut untuk sekadar berjaga-jaga. Itu apabila ditagih M membayar sewa yang sudah disepakati sebesar Rp300.000.

Pasalnya, pelaku ketika itu hanya sanggup membayar setengahnya atau sebesar Rp150.000.

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:47
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19