Kompas TV internasional kompas dunia

Jepang Tutup Pintu Masuk bagi 152 Negara Termasuk Indonesia

Kamis, 22 April 2021 | 11:47 WIB
jepang-tutup-pintu-masuk-bagi-152-negara-termasuk-indonesia
(kiri ke kanan) Menhan Prabowo Subianto, Menlu Retno Marsudi, Menlu Jepang Toshimitsu Motegi dan Menhan Jepang Nobuo Kishi dalam Pertemuan 2+2 Selasa (30/3) di Tokyo. (Sumber: Andy Lala)

TOKYO, KOMPAS.TV - Masifnya penyebaran kasus Covid-19 di Jepang, memaksa pemerintah Negeri Sakura mengeluarkan larangan masuk bagi 152 negara, termasuk Indonesia.

Dalam laman resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang, larangan itu mulai berlaku pada Selasa (20/4/2021) hingga dua pekan ke depan.

Baca Juga: Jepang Minta Pfizer Tambah Pasokan Vaksin Covid-19

Selain Indonesia, negara lain yang masuk daftar larangan adalah Malaysia, Myanmar, Filipina, India, Amerika Serikat (AS), Kanada, Brasil, Inggris, Belanda, Israel, Arab Saudi, Palestina, hingga negara-negara Afrika.

"Untuk saat ini, warga asing yang telah tinggal di salah satu dari 152 negara atau wilayah berikut dalam waktu 14 hari sebelum permohonan pendaratan ditolak memasuki Jepang sesuai dengan pasal 5 ayat (1), butir (XIV) UU Kontrol Imigrasi dan Pengungsi," bunyi pernyataan Kemlu Jepang dalam situs resminya dikutip Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Korea Selatan Akan Tuntut Jepang karena Buang Air Limbah Radioaktif Nuklir ke Samudera Pasifik

Sedangkan, untuk warga yang bukan dari 152 negara tersebut, Tokyo menegaskan mereka masih bisa masuk Jepang. Meski, sebelumnya sempat transit melalui negara-negara yang dilarang.

Jepang mengambil tindakan intensif dalam menekan pertumbuhan kasus Covid-19 ini karena tak ingin memunculkan kekhawatiran baru, meski angkanya hanya berada di tiga ribuan per hari.

Baca Juga: Jepang Masih Buka Opsi Pembatalan Olimpiade

Terlebih Negeri Matahari Terbit itu kini tengah berusaha keras menyiapkan perhelatan olahraga terakbar di dunia, yakni Olimpiade Tokyo yang rencananya akan berlangsung Juli nanti.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


SINAU

Apa yang Terjadi? jika Komputer Tidak Pernah Ada

Minggu, 26 September 2021 | 08:02 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
08:35
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19