Kompas TV nasional sosial

Presiden Jokowi Sebut Pemerintah Sebenarnya Tak Senang Impor Beras, Tapi...

Kamis, 22 April 2021 | 09:14 WIB
presiden-jokowi-sebut-pemerintah-sebenarnya-tak-senang-impor-beras-tapi
Presiden Joko Widodo saat berdialog dengan petani Indramayu di Desa Wanasari, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu Jawa Barat, Rabu (21/4/2021)((DOK. SEKRETARIAT PRESIDEN)) (Sumber: kompas.com)

JAWA BARAT, KOMPAS.TV - Presiden Joko Widodo bangga terhadap produktivitas padi mencapai rata-rata 7 hingga 8 ton per hektar.

Kata Jokowi, dengan adanya produksi yang meningkat itu, pemerintah tidak akan mengimpor beras hingga Juni 2021.

Bahkan, kata mantan Wali Kota Solo itu, terbuka kemungkinan untuk menutup keran impor hingga akhir tahun, jika produksi beras dalam negeri bagus.

"Kemarin sudah kita putuskan bahwa sampai Juni tidak ada impor. Insya Allah nanti juga sampai akhir tahun kalau kita tahan produksinya bagus berarti juga tidak akan impor," kata Jokowi Pada saat berdialog dengan para petani di Desa Wanasari, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/4/2021).

Menurut Jokowi, pada dasarnya pemerintah tidak senang mengimpor beras.

Baca Juga: Jokowi: Pemerintah Sebetulnya Tidak Suka Impor Beras...
 
Tetapi, ada hal-hal yang terkadang menyebabkan pemerintah harus menempuh langkah tersebut.

"Pemerintah sebetulnya tidak senang dan tidak suka yang namanya impor beras," kata Jokowi.

Ia memisalkan terjadi situasi tertentu yang menyebabkan kurangnya stok beras nasional, dan mengakibatkan pemerintah perlu menambah stok beras melalui impor.

"Tetapi karena itung-itungan banyak yang kena banjir, kemudian pandemi, kadang-kadang memang itung-itungan kalkulasi itu, waduh ini kurang. Sehingga perlu tambahan untuk cadangan," tuturnya.

Sebelumnya ramai dibicarakan soal rencana impor beras melalui kementerian pertanian, padahal panen dalam negeri lagi berlangsung saat itu.

Penulis : Hedi Basri | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:33
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19