NEWSTICKER
Close Ads x

Dana Subur Tim Gubernur Jadi "Bancakan"? - Ngopi (Bag.2)

Ngopi | 29 November 2017 19:10 WIB
702 Views
Kamis
29
November
2017
19:10 WIB

Heboh membengkaknya sejumlah pos anggaran di dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah DKI Jakarta 2018, terus bergulir. Pro kontra menguat ketika menyoroti sejumlah item kebutuhan anggota legislator lokal dan juga kepentingan eksekutif, yang angkanya dinilai melambung sangat tinggi dari anggaran tahun-tahun sebelumnya. Mulai dari pos untuk Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yg mencapai sekitar Rp 28 miliar untuk 73 orang anggota (dari sebelumnya Rp 2 miliar untuk 15 orang), dana kunjungan kerja DPRD senilai Rp 108 miliar (dari sebelumnya Rp 8,8 miliar), alokasi dana hibah ormas yang mencapai Rp 1,7 triliun, hingga yg remeh temeh seperti anggaran pembasmian serangga di rumah dinas gubernur dan wagub sebesar Rp 280 juta, hingga renovasi kolam ikan di komplek DPRD DKI sebesar Rp 620 juta (yg belakangan dicoret setelah menuai kritik keras dari publik).

Dalam episode Dana Subur Gubernur Jadi "Bancakan"?, Ngopi akan mengulas politik anggaran sekaligus gaya komunikasi politik Anies-Sandi menanggapi polemik "bengkaknya" RAPBD DKI Jakarta 2018 secara santai dan serius satir, bersama Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Gerindra Syarif, Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina Hendri Satrio dan Budayawan Arswendo Atmowiloto.

TAG : kompas dana gubernur dki jakarta
VIDEO TERPOPULER
1
2
3
4
5
6
7
BERITA LAINNYA
| 09:52

| 15:29