Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

KPPU: Alokasi Impor 3 Juta Ton Garam Membuat Pasokan Melimpah

Rabu, 21 April 2021 | 09:00 WIB
kppu-alokasi-impor-3-juta-ton-garam-membuat-pasokan-melimpah
Petani garam sedang mengurai serta mengeringkan garam (Sumber: (Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan) 

JAKARTA, KOMPAS.TV- Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai, rencana pemerintah mengimpor 3 juta ton garam akan membuat pasokan melimpah.

Deputi Bidang Kajian dan Advokasi KPPU Taufik Ariyanto mengatakan, alokasi impor garam sebesar itu melebihi kebutuhan industri dalam negeri.

Pasalnya, industri pengolahan yang menggunakan garam industri belum pulih betul. Sehingga kebutuhan pemakaian garam tidak akan terlalu besar.

"Alokasi impor 3 juta ton berpotensi overestimasi. Dengan mempertimbangkan kinerja sektor industri pengolahan sebagai pengguna garam impor di 2021, pastinya kemungkinan besar masih di bawah pertumbuhan 2019," kata Taufik dalam konferensi pers virtual, Selasa (20/04/2021).

Baca Juga: Petambak Garam Minta Pemerintah Jangan Berpihak ke Importir Besar

Menurut Taufik, jika pemerintah tetap mengimpor garam 3 juta ton, akan ada kelebihan stok sebanyak 1,8 juta ton.

Hal tersebut berdasarkan kalkulasi KPPU, di mana dari data yang dikumpulkan tahun ini kebutuhan garam akan mencapai 4,6 juta ton. Sementara, alokasi impor garam mencapai 3 juta ton.

Ditambah produksi dan sisa stok garam di 2020 dengan jumlah masing-masing 2,1 juta ton dan 1,3 juta ton, maka terjadi kelebihan.

"Tapi ini masih prediksi. Karena sangat tergantung pada realisasi panen garam di tahun 2021 yang biasanya jatuh pada bulan April hingga September mendatang, " tuturnya.

Baca Juga: Petani di Sumenep Gelisah Stok Garam Menumpuk, Pemerintah Malah Mau Impor

Penulis : Dina Karina | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
03:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19