Kompas TV klik360 kamar rosi

Gus Miftah: Plis... Jangan Pernah Hakimi Orang-orang yang Belum Berhijrah

Rabu, 21 April 2021 | 00:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Miftaim An'am alias Miftah Maulana Habiburrahman atau yang akrab disapa Gus Miftah sangat mengapresiasi orang-orang yang bertobat. Meski demikian, Gus Miftah pun lebih senang menggunakan bahasa tobat daripada hijrah itu sendiri.

"Saya pikir begini, saya sangat apresiasi terhadap kawan-kawan yang bertobat. Saya lebih suka menggunakan bahasa tobat daripada hijrah," ujar Gus Miftah dalam program Kamar Rosi yang digelar secara virtual, Jumat (16/4/2021).

"Kalau kemarin saya jelek, terus menjadi bagus, itu kan dalam rangka tobat, Ros," lanjutnya.

Baca Juga: Soal Seleb Pamer Harta Kekayaan di Medsos, Ini Kata Gus Miftah

Terkait hijrah, Gus Miftah mengingatkan untuk mereka yang telah baik agar tidak menghakimi orang-orang yang justru belum baik.

"Anda hijrah, bagus. Anda bertobat, bagus. Anda menjadi orang baik, bagus. Tapi yang perlu dipahami adalah jangan kemudian kita sudah baik, kemudian menganggap orang yang belum baik itu salah. Justru ketika ada orang-orang belum baik, justru menjadi media Anda berdakwah. Jangan dihakimi," kata Gus Miftah.

Gus Miftah juga mengungkapkan bahwa pada dasarnya Tuhan menciptakan untuk saling mengenal dan mengasihi, bukan justru untuk saling menilai dan menghakimi.

Baca Juga: Ramai Isu Raja Salman Bawa Eskalator karena Takut Riba, Gus Miftah: Gak Make Sense Banget!

"Acap kali kita menjadi jaksa dan hakim bagi kesalahan orang lain, tetapi menjadi pengacara bagi kesalahan kita sendiri," ujarnya.

#KamarRosi #GusMiftah

Penulis : Desy Hartini

Sumber : Kompas TV




BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:16
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19