Kompas TV klik360 sinau

Serba-serbi Paus Orca, Mengapa Disebut Paus Pembunuh?

Selasa, 20 April 2021 | 17:45 WIB

KOMPAS.TV – Paus Orca atau Orpunicus orca memiliki ciri fisik yaitu sekujur tubuhnya dihiasi warna hitam dan putih.

Mamalia laut yang dikenal sebagai paus pembunuh ini termasuk dalam keluarga lumba-lumba atau Delphinidae.

Namun mengapa Paus Orca disebut sebagai paus pembunuh?

Melansir dari Whale & Dolphin Conservation USA, Paus Orca menjadi spesies terbesar dalam keluarga Delphinidae.

Asal muasal sebutan paus pembunuh pada Paus Orca sudah diberikan sejak dulu. Pelaut kuno melihat kelompok mamalia laut ini sedang berburu dan memangsa spesies paus yang lebih besar.

Mereka kemudian menyebut Paus Orca dengan istilah orca asesina ballenas atau whale killer.

Agar lebih mudah dalam penyebutan, sekarang istilah tersebut diubah menjadi killer whale (paus pembunuh).

Di dunia mamalia laut, Paus Orca juga termasuk salah satu predator teratas. Meski begitu, hal ini tidak berarti Paus Orca memiliki sikap yang kejam seperti ikan hiu atau predator lainnya.

Apa yang dimakan Paus Orca?

Sebagai salah satu hewan laut terbesar, Paus Orca suka memangsa ikan, anjing laut, burung dan cumi-cumi.

Selain itu Paus Orca juga memangsa ikan yang badannya lebih besar dibanding mereka seperti ikan paus besar, ikan hiu, ikan pari, dan lainnya.

Apakah Paus Orca membunuh manusia?

Sejauh ini tidak ada catatan kasus pembunuhan manusia oleh Paus Orca. Kemungkinan alasannya karena manusia bukanlah makanan alami hewan mamalia laut ini.

Namun, beberapa kali pernah ditemui kasus penyerangan manusia oleh Paus Orca, dikarenakan Paus Orca mengira jika manusia adalah sesuatu yang bisa mereka makan.

Selain itu ada catatan kasus penyerangan Paus Orca terhadap perahu nelayan di lepas pantai Spanyol dan Portugal.(*)

Grafis: Agus Eko

Penulis : Gempita Surya





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:05
MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY PASTIKAN PEMERINTAH BERI BANTUAN KEBUTUHAN POKOK BAGI WARGA NTT TERDAMPAK BENCANA   MENKO PMK MUHADJIR EFFENDY KLAIM ANGKA “STUNTING” DI NUSA TENGGARA TIMUR MENURUN   DJP MENCATAT JUMLAH SPT TAHUNAN MENCAPAI 12.481.644 PER 30 APRIL 2021 ATAU NAIK 13,3 PERSEN DIBANDING TAHUN LALU   HARGA JUAL EMAS PT ANTAM PADA HARI INI BERADA DI ANGKA RP 930.000 PER GRAM   DUBES RI IZA FADRI PASTIKAN WNI DI MYANMAR AMAN SEUSAI LEDAKAN BOM PADA PEKAN LALU   BKN BELUM TETAPKAN JADWAL SELEKSI CPNS DAN PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK) NON-GURU 2021   WALI KOTA DEPOK MOHAMMAD IDRIS MINTA PERUSAHAAN MEMBAYARKAN THR KEPADA KARYAWAN PALING LAMBAT 7 HARI SEBELUM LEBARAN   GUBERNUR DKI ANIES BASWEDAN TENGAH PERTIMBANGKAN PELAKSANAAN SHALAT IDUL FITRI DI TENGAH PANDEMI COVID-19   22 WARGA KELURAHAN MURTIGADING, BANTUL, YOGYAKARTA, POSITIF COVID-19 DARI KLASTER SHALAT TARAWIH DI MASJID   PB IDI MEMINTA IMPLEMENTASI LARANGAN MUDIK LEBARAN YANG AKAN DITERAPKAN MULAI 6-17 MEI 2021 HARUS DIPERTEGAS   PT KAI AKAN MENELITI DENGAN CERMAT SELURUH DOKUMEN CALON PENUMPANG DI MASA PELARANGAN MUDIK 6-17 MEI 2021   IMBAS STASIUN TANAH ABANG DITUTUP, PT KAI SEBUT PENUMPANG KRL DI STASIUN KARET MELONJAK 73 PERSEN   ANTISIPASI KEPADATAN PENGUNJUNG, DITLANTAS POLDA METRO JAYA AKAN BUKA TUTUP JALAN DI KAWASAN PASAR TANAH ABANG   KAPOLRI INSTRUKSIKAN KAPOLDA MELAKUKAN PENGAMANAN & PERKETAT PENGAWASAN PENERAPAN PROKES DI DESTINASI WISATA