Kompas TV klik360 lebih dekat dengan

Lebih Dekat dengan CN235: Proses Pembuatan Pesawat Hingga Kecanggihan Terbaru

Senin, 19 April 2021 | 22:20 WIB

BANDUNG, KOMPAS.TV - Pesawat CN235 produksi PT Dirgantara Indonesia telah diekspor ke berbagai negara, yang terbaru adalah diekspor ke Senegal.

CN235 ini merupakan join development program dulu kala dari CASA dengan Nurtanio saat itu, itu dimulai tahun 1979. Kini CN235 dikembangkan menjadi pesawat militer multipurpose dan Maritime Patrol Aircraft.

“Untuk CN235 ini kelebihannya dia multiplatform, jadi maksudnya multiplatform ini bisa digunakan untuk misi yang berbeda-beda," jelas M Ridlo Akbar selaku Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia pada Selasa, 13 April 2021.

Proses pembuatan dari pesawat CN235 ini dikerjakan oleh para anak bangsa di PT Dirgantara Indonesia, mulai dari komponen terkecil hingga perakitan pesawat.

Adapun sejumlah kecanggihan terbaru dari pesawat ini dikembangkan oleh PT Dirgantara Indonesia seperti adanya search radar, forward looking infra red dan teknologi terbaru pada bagian cockpit.

Experimental Pilot Test Kapten Esther Gayatri Saleh yang melakukan pengiriman pesawat CN235 dari Bandung ke Dakar, Senegal mengakui bahwa pesawat ini telah terbukti merupakan pesawat yang bisa diandalkan.

“Performance pesawat ini (proven! Very proven) terbukti sangat terbukti! Dan sudah terbukti diterima. It’s proven!” ujar Kapten Esther saat dihubungi melalui sambungan zoom sepulangnya dari Senegal.

Disclaimer:
Terdapat kesalahan penulisan dalam video
TC: 0:21 & 7:35 flying test seharusnya tertulis flight test
TC: 1:11 N295 seharusnya C295
TC: 10:30 Indestruct seharusnya induced drag

Content Creator: Sadryna Evanalia
Camera Person: Andri Iskandar
Video Editor: Novaltri Sarelpa
Video Grafis: Agus Ilyas

Penulis : Sadryna Evanalia

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19