Kompas TV nasional sosial

Kronologi Laporan Penistaan Agama Desak Made, Bermula dari Ceramah

Senin, 19 April 2021 | 16:18 WIB
kronologi-laporan-penistaan-agama-desak-made-bermula-dari-ceramah
Desak Made Dharmawati menyampaikan permintaan maaf pada umat Hindu atas kasus dugaan penistaan agama, Sabtu (17/4/2021). (Sumber: Dok Kemenag)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Seorang dosen perguruan tinggi swasta di Jakarta terjerat dugaan penistaan agama. Ceramah dosen bernama Desak Made Dharmawati itu membuat marah masyarakat Hindu dan masyarakat Bali.

Ceramah itu beredar luas dalam bentuk video dengan judul “Kenapa Masuk Islam, Para Pencari Tuhan." Video ceramah itu beredar dengan nama studio Istiqomah TV.

Dalam video itu, Desak Made menyinggung soal tuhan dalam agama Hindu. Desak juga salah satunya menceritakan pengalaman menyaksikan upacara Ngaben.

Baca Juga: Diiming-imingi Kerja di BUMN PT Waskita Karya, Pria Ini Kena Tipu 50 Juta

Mendengar isi ceramah itu, masyarakat Hindu dan Bali marah. Sebagian masyarakat Bali berniat melaporkan ucapan Desak Made.

Salah satunya, Yayasan Keris Bali yang melaporkan dugaan penistaan agama dan UU ITE ke Direktorat Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Bali, Jumat (16/4/2021).

Meski begitu, Polda Bali menolak laporan itu. Sebabnya, laporan itu tidak memenuhi unsur pelanggaran UU ITE.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Purwanto





BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
19:58
SAMBUT IDUL FITRI, PASAR TANAH ABANG AKAN TUTUP OPERASIONAL PADA RABU 12 MEI 2021   PT JASA RAHARJA BERIKAN SANTUNAN DENGAN TOTAL RP 3 MILIAR KEPADA AHLI WARIS 62 PENUMPANG SRIWIJAYA AIR SJ-182   BAPPENAS SEBUT TRANSPARANSI PEMERINTAH DAERAH ADALAH SALAH SATU FAKTOR KUNCI KEBERHASILAN TANGANI PANDEMI   DIRJEN PENGEMBANGAN EKSPOR NASIONAL KEMENDAG: NILAI EKSPOR MINUMAN ENERGI INDONESIA KE MALAYSIA NAIK 80 PERSEN   KSAL SEBUT KRI NANGGALA-402 SUDAH TERBIASA LATIHAN MENEMBAK TORPEDO   TINJAU SITUASI KEAMANAN, PANGLIMA TNI DAN KAPOLRI TERBANG KE PAPUA HARI INI   MENTERI AGAMA YAQUT CHOLIL QOUMAS LARANG KEGIATAN TAKBIR KELILING DAN BATASI JUMLAH ORANG SAAT TAKBIRAN DI MASJID   MENTERI KOPERASI DAN UKM TETEN MASDUKI: PEMERINTAH AKAN NAIKKAN PLAFON KREDIT USAHA RAKYAT MENJADI RP 20 MILIAR   KEMENPERIN GELAR FESTIVAL JOGLOSEMAR UNTUK DORONG 6,1 JUTA UMKM MASUK “MARKET PLACE”   SAMBUT PAGELARAN WORLD SUPERBIKE, MENPAREKRAF SANDIAGA UNO PRIORITASKAN VAKSINASI PELAKU WISATA DI NTB   PRESIDEN JOKOWI: PRODUK PERIKANAN INDONESIA MASIH SANGAT MENJANJIKAN UNTUK PASAR DUNIA   PEMKOT TANGERANG: WARGA KOTA TANGERANG TIDAK PERLU SURAT IZIN KELUAR MASUK UNTUK KELILING JABODETABEK   SATGAS COVID-19 INGATKAN POTENSI MOBILITAS LOKAL DI DAERAH DI TENGAH KEBIJAKAN LARANGAN MUDIK   SATGAS COVID-19: PEMERINTAH LARANG MUDIK DALAM BENTUK APA PUN, BAIK LINTAS PROVINSI DAN AGLOMERASI