Kompas TV nasional gelar perkara

Anak Tega Bunuh Ayah, Diduga Karena Masalah Uang

Minggu, 18 April 2021 | 23:45 WIB

SINGKAWANG, KOMPAS.TV - Diduga tak mau memberi uang, seorang anak tega membunuh ayah kandungnya sendiri.

Pelaku pun kini masih diperiksa secara inensif.

Polres Singkawang menangkap RSJ yang tega menghabisi ayah kandungnya sendiri dengan benda tajam.

Pelaku habisi korban karena diduga tidak diberi uang oleh sang ayah.

Saat ini pihak kepolisian pun masih memeriksa secara intensif pelaku apa motif dasar yang menyebabkan pelaku tega habisi nyawa korban.

Dari tangan pelaku polisi mengamankan sebuah balok, yang diduga digunakan pelaku untuk melukai korban hingga tewas.

 

Penulis : Dea Davina





BERITA LAINNYA


Sosial

Tradisi Ramadhan Kenduri Apem

Kamis, 13 Mei 2021 | 19:51 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
20:18
BEK ANSAN GREENERS ASAL INDONESIA, ASNAWI MANGKUALAM BAHAR, TERPILIH SEBAGAI DUTA KEHORMATAN PARIWISATA KOREA   TURKI MINTA NEGARA-NEGARA MUSLIM AMBIL SIKAP JELAS ATAS KONFLIK DI GAZA   BITCOIN ANJLOK 15% SETELAH TIDAK BISA DIPAKAI UNTUK TRANSAKSI MEMBELI TESLA   ELON MUSK TIDAK LAGI MENERIMA BITCOIN DALAM TRANSAKSI PEMBELIAN MOBIL TESLA DENGAN ALASAN RISIKO LINGKUNGAN   WHO: VARIAN COVID-19 INDIA, B1617, SUDAH MENYEBAR KE 49 NEGARA   KEMENPAREKRAF: 2.419 RUMAH MAKAN DI 34 PROVINSI TELAH MENDAPAT SERTIFIKASI KEAMANAN CHSE   KEMENAG KOTA BATAM: TOTAL ZAKAT YANG TERKUMPUL DI SEPANJANG BULAN RAMADAN MENCAPAI RP 23 MILIAR   SEBANYAK 115 WARGA BINAAN DI LAPAS PEREMPUAN KELAS II KOTA TANGERANG TERIMA REMISI IDUL FITRI   KEMENHUB: PENGGUNAAN MODA TRANSPORTASI ANGKUTAN UDARA TURUN 93% SAAT LARANGAN MUDIK LEBARAN   KEMENHUB SEBUT PENGGUNAAN SEMUA MODA TRANSPORTASI TURUN SAAT LARANGAN MUDIK LEBARAN   KEMENHUB PREDIKSI PUNCAK ARUS BALIK PADA 16 DAN 20 MEI 2021   KEMENHUB USUL MASYARAKAT YANG AKAN MASUK WILAYAH JABODETABEK DIWAJIBKAN TES COVID-19   KEMENHUB: LEBIH DARI 1,5 JUTA ORANG KELUAR DARI WILAYAH JABODETABEK UNTUK MUDIK LEBARAN   MENKES BUDI GUNADI SADIKIN: TIDAK MUDIK CARA MENJAGA ORANG YANG DICINTAI DARI POTENSI TERTULAR COVID-19